BMKG Laporkan Gempa Bumi 5,1 SR Terjadi di Banten, Tidak Berpotensi Tsunami
Terjadi gempa bumi di Banten, Selasa 14 Juli 2020. Dalam keterangannya, BMKG menginformasikan gempa bumi ini terjadi pada pukul 07.04 WIB.
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
TRIBUNJABAR.ID - Terjadi gempa bumi di Banten, Selasa 14 Juli 2020.
Dalam keterangannya, BMKG menginformasikan gempa bumi ini terjadi pada pukul 07.04 WIB.
Lokasi gempa bumi terjadi di 18 kilomter Barat Daya Bayah-Banten.
Kedalaman titik gempa 81 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa bumi berkekuatan 5,1 SR.
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi media sosial BMKG seperti Twitter atau download aplikasi Info BMKG.
#Gempa Mag:5.1, 14-Jul-20 07:04:35 WIB, Lok:6.97 LS,106.09 BT (18 km BaratDaya BAYAH-BANTEN), Kedlmn:81 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG pic.twitter.com/DTP0JQ2tC2
— BMKG (@infoBMKG) July 14, 2020
Hal yang Dilakukan BIla Terjadi Gempa
Reaksi pertama ketika merasakan gempa mungkin adalah panik apalagi bila gempa terjadi berulang kali.
Wilayah Indonesia memang rawan gempa. Gempa bumi terjadi karena pergeseran lempeng.
Selain itu, gempa bumi juga bisa terjadi akibat letusan gunung berapi, kejadian alam seperti longsor, dan faktor non-alam.
Lalu apa yang harus dilakukan apabila bencana gempa melanda wilayah Anda?
Anda harus paham cara melindungi diri dan benda apa saja yang dapat digunakan saat gempa.
Melansir dari Kompas.com, ada beberapa langkah yang harus dilakukan saat terjadi gempa, sesuai panduan Palang Merah Indonesia ( PMI).

Kebiasaan waspada
- Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).
- Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan di mana letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
- Di dalam ruangan tempat kamu berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
- Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
- Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain.
- Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.

Tindakan ketika gempa terjadi
Saat terjadi gempa tetaplah tenang, lalu lakukan tindakan sebagai berikut:
1. Jika berada di dalam rumah
Lindungi kepala dengan apa saja, misalnya bantal, papan, atau kedua tangan dengan posisi telungkup.
2. Jika berada di luar rumah
Merunduk dan lindungilah kepala, lalu bergeraklah menjauh dari gedung dan tiang menuju daerah terbuka.
Jangan melakukan tindakan apapun, tunggulah sampai keadaan benar-benar tenang karena setelah gempa pertama biasanya ada gempa susulan.
3. Jika berada di pusat perbelanjaan atau di tempat umum lainnya
Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan.
Ikuti petunjuk dari petugas penyelamat. Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.
4. Jika berada di dalam kendaraan
Berpeganganlah dengan erat sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak.
Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas.
Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan.
Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka.
5. Jika berada di gunung atau pantai
Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan.
Jika kamu berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng.
Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.
Tindakan setelah gempa terjadi
Setelah bencana gempa bumi terjadi, lakukanlah langkah-langkah berikut:
- Bila masih berada di dalam ruangan atau gedung, segeralah keluar.
- Periksalah keadaan diri sendiri, apakah ada bagian tubuh yang terluka atau tertimpa benda-benda.
- Mintalah orang dewasa untuk mematikan aliran listrik dan gas.
- Janganlah menyalakan api, karena bisa terjadi kebocoran gas atau tumpahan bahan bakar.
- Jika mampu, berilah pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitarmu.
- Dengarkanlah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai imbauan.
Gempa bisa terjadi pada saat Anda tengah tertidur seperti yang terjadi di Situbondo.
Maka dari itu Anda perlu mengatur tata letak benda di kamar tidur.
Jangan menyimpan benda-benda mudah jatuh di dinding tempat tidur, seperti pigura.
Tautkan lemari di dinding dan pastikan benar-benar kuat.