Warga Tak Paham Bentuk Tanaman Ganja, Penyebab Lahan Ganja 1 Hektar di Cilengkrang Baru Terungkap

Lokasinya ada di perbatasan Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung dengan Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Bara

Editor: Ravianto
web
Tanaman Ganja 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ladang ganja seluas 1 hektar ditemukan polisi saat mengembangkan kasus narkoba.

Ladang ganja ini ditemukan di hutan kina yang jauh dari pemukiman warga. 

Lokasinya ada di perbatasan Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung dengan Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kurangnya pengetahuan sebagian masyarakat terhadap bentuk tanaman ganja disinyalir jadi penyebab tanaman ini baru terendus, padahal lahannya seluas 1 hektar.

Ditemukan 1 Hektare Ladang Ganja di Perbatasan Suntenjaya Lembang KBB
Ditemukan 1 Hektare Ladang Ganja di Perbatasan Suntenjaya Lembang KBB (tribunjabar/syarif pulloh anwari)

“Selama ini kan warga mungkin hanya tahu kalau ganja bisa tumbuh di Aceh atau di kawasan Sumatera Utara,” ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Saptono Erlangga, via ponselnya, Minggu (12/7/2020).

Polres Cimahi menemukan ladang ganja di kawasan perkebunan di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Pohon ganja ditanam bersamaan dengan tanaman lain.

"Tanaman ganja mungkin dipahami warga sama dengan tanaman lain. Jadi saat menemukan tidak merasa curiga," kata Erlangga.

Pot berisi tanaman ganja yang ditemukan tim penindak narkoba (TPN) di kediaman bandar narkoba BHP alias Didi (47) di perumahan Bogor Lake Side RT 01/13 Kelurahan Cimahpar Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Selasa (7/2/2017). Istimewa - Dokumentasi Kabid Humas Polda Jabar.
Pot berisi tanaman ganja yang ditemukan tim penindak narkoba (TPN) di kediaman bandar narkoba BHP alias Didi (47) di perumahan Bogor Lake Side RT 01/13 Kelurahan Cimahpar Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor, Selasa (7/2/2017). Istimewa - Dokumentasi Kabid Humas Polda Jabar. (tribunjabar/doni indra ramdhani)

Inisiatif pelaku menanam ganja di kawasan perkebunan itu tidak lepas dari banyaknya pengungkapan polisi terhadap para pengedar ganja dari Aceh ataupun dari sebagian wilayah di Sumatera sehingga pasokan ganja berkurang.

"Ada orang inisiatif dengan berspekulasi menanam ganja karena orang tidak tahu kesesuaian apakah biji ganja bisa ditanam dengan udara dan lahan di Jabar," ucap dia.

Ia menganjurkan warga untuk tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di tempat-tempat sepi atau di tempat lainya.

"Selalu awas dan waspada terhadap segala aktivitas mencurigakan. Langsung hubungi polisi terdekat untuk penanganannya," ucap Erlangga. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved