Breaking News:

Tips Karin Novilda Mengejar Passion dan #PowerUpPossibilities Menjadi Peluang

Sesi POWER UP Talk “Mengubah Keterbatasan Jadi Kekuatan” bersama Karin Novilda dapat disaksikan ulang melalui tautan https://youtu.be/RSZyWfpfn4M.

Istimewa

Jakarta, 9 Juli 2020 –Setelah meluncurkan Exclusive Membership Plan POWER UP, Smartfren melanjutkannya dengan mengadakan sesi POWER UP Talks bersama Karin Novilda di akun YouTube Smartfren pada Rabu (8/7/2020). Melalui acara ini, Karin berbagi pengalamannya #PowerUpPossibilities mulai dari menjalani mulai dari kisahnya sebagai perempuan yang awkward, mengenali jati diri serta passion, hingga akhirnya berhasil #PowerUpPossibilities dan membuka peluang di dunia bisnis.

Pada 2013 silam, Karin pernah mengukir prestasi sebagai siswi dengan nilai Ujian Nasional tertinggi nomor 3 di Kepulauan Riau. Keluarganya sempat mengarahkan Karin agar melanjutkan pendidikan sebagai dokter. Namun kemudian dia menyadari memiliki passion yang berbeda. Mulai dari kesukaannya mengunggah foto di media sosial, yang membuatnya menjadi sangat populer di Indonesia dengan lebih dari 5 juta followers Instagram; ketekunannya memoles kemampuan diri yang membuatnya berhasil mengubah popularitas tersebut menjadi bisnis; hingga passion terhadap seni lukis yang memberinya inspirasi untuk sekolah bisnis fashion.

smrtA
smrtA (Istimewa)

Namun popularitas dan kepiawaian berbisnis yang dikembangkannya, bukan hanya dipakai untuk keuntungan pribadi semata. Dengan memanfaatkan platform digital, Karin mengajak followers-nya mengikuti jejaknya dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari menjadi relawan ketika terjadi gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah; hingga kesigapannya turut mendatangi hutan Kalimantan untuk terlibat dalam pemadaman kebakaran hutan.

Dalam sesi kedua POWER UP Talk yang lalu, Karin pun berbagi sejumlah tips yang diperoleh dari pengalamannya mengembangkan diri dan menekuni passion. Berikut pesan Karin untuk siapapun yang memiliki passion dan ingin #PowerUpPossibilites menjadi lebih baik di dunia online maupun offline.

1.       Selalu ingat bahwa sekolah itu penting

Karin melihat saat ini, ada saja anak muda yang punya passion di bidang content creation lalu bercita-cita menjadi seorang influencer media sosial atau YouTuber dan berhenti sekolah. Dia pun berpesan bahwa apapun cita-citanya, sebaiknya tidak melupakan sekolah. Pasalnya sekolah merupakan hal yang sangat penting, karena dengan pendidikan yang bagus dia juga bisa berkontribusi lebih baik untuk masyarakat.

 “Kalau kita tidak kombinasikan fame dan pendidikan, ujung-ujungnya cuma viral nggak jelas dan tidak tahu mengelola fame itu ke arah mana. Tapi kalau bisa kombinasikan fame dan pendidikan yang bagus, maka kita bisa membuat sesuatu yang bagus juga untuk komunitas,” ujar Karin.

2.       Kenali kekurangan, jadikan peluang

Karin berpesan bahwa langkah pertama dan paling penting adalah mengenali diri sendiri. Dengan mengenali diri, seseorang bisa mengenali kekurangan dan passion-nya. Berangkat dari situ, kenali kekurangan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi peluang, juga selalu tekun menjalani passion.

Bila menemukan kritik pun jangan lantas menjadi surut. Menurut Karin, ada baiknya mengambil kritik yang membangun agar diri bisa berkembang ke arah yang lebih baik. Sedangkan kritik yang tidak membangun cukup diabaikan.

Halaman
12
Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved