Breaking News:

Pemprov Jabar Ungkap Data ODP, PDP dan Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal, Jumlahnya 1.950 Orang

Ada 1.950 ODP, PDP, dan pasien positif corona yang meninggal dunia di Jabar.

tribunjabar/ferdyan adhi nugraha
Ridwan Kamil Pantau Swab Test Skuat Persib Bandung, Begini Kata Sang Gubernur 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pusat Informasi dan Koordinasi Penanggulangan Covid-19 Jabar (Pikobar) akan mulai mempublikasikan angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal.

Hal ini untuk menjalankan keterbukaan data dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan selama ini sesuai arahan pemerintah pusat, pihaknya hanya mempublikasikan angka pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Sedangkan ODP atau PDP yang meninggal dunia sebelum dites melalui metode PCR atau swab test, belum ditampilkan angkanya.

"Karena memang secara arahan, yang dilaporkan selama ini adalah yang meninggal dunia dalam status sudah di-swab dan hasilnya positif, ada sekitar 180 orang. Tapi yang meninggal dalam status ODP dan PDP, yang belum tentu Covid-19, tidak," katanya di Markas Kodam III Siliwangi, Senin (13/7/2020).

Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan sampai saat ini, angka ODP yang meninggal dunia di Jawa Barat adalah 138 orang, sedangkan jumlah PDP yang meninggal 1.631 orang, kemudian pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia 180 orang.

"Karena dapat status, ada 1.950 (ODP, PDP, dan pasien positif Covid-19 meninggal), data itu mulai hari ini dan besok sudah akan ada di Pikobar, untuk orang atau siapa pun yang ingin mengetahui kondisi yang meninggal dunia," katanya.

Emil mengatakan ODP atau PDP yang meninggal dunia ini, katanya, bisa jadi bukan akibat Covid-19.

Hanya saja memang mereka belum sempat dites swab walaupun kontak erat dengan pasien positif Covid-19 atau berasal dari zona berisiko.

"Bisa saja penyakitnya bukan Covid-19, tapi karena dia mudik, sehingga masuk kategori ODP, tolong tidak menterjemahkan yang meninggal ODP dan PDP ini sebagai kasus positif Covid-19. Karena yang ODP atau PDP kalau di-swab hasilnya positif, ya, bergeser grupnya menjadi yang meninggal positif," katanya.

Sekolah di Sukabumi Hadirkan Siswa ke Sekolah, Gubernur Ridwan Kamil Tegas, Itu Pelanggaran!

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved