Breaking News:

Jangan Turunkan Masker ke Dagu, Malah Tambah Risiko Tertular Sebaiknya Dilepas Jika Makan atau Minum

"Setelah selesai, gunakan lagi (masker) dengan tetap menjaga bagian dalam masker tetap tidak terpapar benda yang lain," ungkapnya.

Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Muhamad Syarif Abdussalam
Masker dalam paket bansos di tahap kedua. Masker ini bercorak batik mega mendung khas Cirebon, hasil desain Ridwan Kamil dan produksi UKM Jabar. 

TRIBUNJABAR.ID - Penggunaan masker yang benar dinilai bisa menurunkan risiko tertular virus corona.

Masker memang jadi hal vital di tengah pandemi corona ini, apalagi masyarakat sudah diijinkan beraktivitas di luar rumah.

Cukup banyak penelitian membuktikan, risiko terpapar virus corona penyebab Covid-19 hanya 0,5 % bila semua orang yang keluar rumah menggunakan masker dengan benar.

Masker dikenal sangat ampuh menghindari kita dari risiko masuknya virus corona lewat hidung dan mulut.

Sayangnya, masih banyak orang yang salah dalam menggunakan masker seperti menurunkan masker ke dagu.

Umumnya ini dikerjakan karena ingin makan dan minum, memudahkan komunikasi dengan orang lain serta alasan-alasan lainnya.

Kelakuan buruk penumpang tidak pakai masker dengan benar saat penerbangan, Selasa (30/6/2020). (Twitter/@DrMonikaSchmidt)
Kelakuan buruk penumpang tidak pakai masker dengan benar saat penerbangan, Selasa (30/6/2020). (Twitter/@DrMonikaSchmidt) ()

Asal tahu saja, menurunkan masker ke dagu sangat tidak disarankan lantaran meningkatkan risiko terjangkit virus corona.

Bahaya menurunkan masker ke dagu pun diingatkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.

Menurut dia, hal itu justru dapat mencemari bagian dalam masker dengan penyakit yang mungkin menempel di dagu.

Hal itu disampaikan Yurianto dalam siaran langsung konferensi pers di kanal YouTube BNPB, Minggu (12/7/2020).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved