Breaking News:

Efektivitas Sanksi Denda Tak Pakai Masker Dipertanyakan, DPRD Bandung: Harus Disertai Sosialisasi

Rizal Khaerul pertanyakan efektivitas rencana Pemprov Jabar dalam menerapkan sanksi denda untuk yang tak pakai masker.

Tribun Jabar/Cipta Permana
Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khaerul 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khaerul, pertanyakan efektivitas dari rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam penerapan sanksi denda senilai Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu bagi warga yang diketahui tidak mengenakan masker di tempat atau fasilitas umum. Rencananya sanksi itu diberlakukan mulai 27 Juli.

Menurutnya, sebelum menerapkan sanksi, harus berbanding lurus dengan seberapa besar upaya sosialisasi dan edukasi yang telah dilakukan terkait pemberlakuan kebijakan tersebut.

"Sebetulnya, saya masih belum setuju dengan adanya rencana dari penerapan kebijakan tersebut. Karena sudah sejauh mana pemerintah telah melakukan upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakatnya terkait rencana tersebut," ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (13/7/2020).

Baim Wong Kesal Dijelekin Sepupu yang Lupa Namanya Tiba-tiba Mau Pinjam Uang, Papanya Ikut Komentar

Kalaupun kebijakan itu diberlakukan, lanjut Rizal, bagaimana upaya pemerintah dalam memastikan semua warganya telah memiliki masker.

Terlebih, bagi warga dengan kondisi ekonomi lemah, untuk membeli masker merupakan hal yang perlu pertimbangan. Sebab untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari pun dibutuhkan usaha dan kerja keras yang tidak mudah.

"Kalau untuk warga yang berkecukupan ekonomi mungkin enggak masalah, tinggal beli masker. Tapi pertanyaannya bagaimana dengan warga berekonomi lemah. Tentu membeli masker menjadi pilihan kedua setelah dirinya memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Apabila kebutuhan masker ini telah mampu dipenuhi oleh pemerintah, maka sanksi tersebut bisa diterapkan," ucapnya.

Blankenheim Produk Sepatu Kulit Lokal Bertema Eropa, Namanya Diambil dari Nama Jalan di Belanda

Oleh karena itu, sebagai upaya memberikan efek jera, berapa pun nominal sanksi denda yang diterapkan, tidak akan berjalan efektif. Semua harus disertai dengan upaya sosialisasi, edukasi, dan pemenuhan kebutuhan masker yang tidak maksimal bagi masyarakat.

Hal ini pun mengacu pada penerapan aturan sanksi denda bagi para pembuang sampah sembarangan yang tidak berjalan secara efektif.

Pelaku Pencabulan 305 Anak Tewas, Sebelumnya Mencoba Bunuh Diri dengan Lilitkan Kabel di Sel

"Maka kembali lagi, hal yang paling penting adalah seberapa besar upaya sosialisasi dan edukasi pemerintah terhadap penerapan kebijakan dan upaya pencegahan lainnya, sehingga dapat menumbuhkan tingkat kesadaran diri masyarakat secara kolektif terhadap pencegahan dari potensi penularan Covid-19," katanya. (*)

Penulis: Cipta Permana
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved