Breaking News:

Blankenheim Produk Sepatu Kulit Lokal Bertema Eropa, Namanya Diambil dari Nama Jalan di Belanda

Beny Sofara menemukan ide untuk memulai bisnis sepatu ketika pulang ke Indonesia bermula dari melihat produk sepatu buatan lokal di Belanda.

Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Founder Blankenheim, Beny Sofara (kiri), terinspirasi menekuni bisnis sepatu setelah pulang dari Belanda. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Founder Blankenheim, Beny Sofara, menemukan ide untuk memulai bisnis sepatu ketika pulang ke Indonesia bermula dari melihat produk sepatu buatan lokal di Belanda.

Kehadiran Beny Sofara di Belanda pada 2010 adalah untuk menuntaskan pendidikan master jurusan manajemen bisnis.

Setelah melihat produk sepatu yang dijual dengan harga cukup mahal di Belanda, Beny pun langsung terinspirasi dan berambisi untuk membuat usaha sepatu.

Ditemui di Toko Blankenheim yang berada di Jalan Citarum, Kota Bandung, Beny mengatakan, nama Blankenhim didapatkannya dari nama jalan yang menjadi tempat tinggalnya saat di Belanda.

Tiara di Posisi 2, Ziva 3, dan Lyodra di Posisi 5 Trending Youtube dengan #TerlanjurMencinta

"Pada 2011 saya pulang ke Indonesia dan langsung mencari perajin kulit, yang kebetulan tetangga adalah perajin," ujar Beny, Senin (13/7/2020).

Dalam proses pembuatan sepatu Blankenheim, Beny mengatakan, telah mengganti perajinnya hingga lima kali.

Untuk mendapatkan perajin yang sesuai, diakui Beny, tidak mudah.

"Perajin untuk membuat sepatu dan perajin untuk membuat aksesori, berbeda. Begitu pula dengan kulit yang digunakan," ucap Beny.

Uniknya nama Blankenheim justru memberikan nilai tersendiri bagi usaha yang dijalani Beny.

Bek Persib Bandung Heran Pengikut di Instagram Bertambah 1.500 dalam 10 Detik, di Mana Kami Berada?

Halaman
12
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved