Monitoring Penggunaan Masker Kembali Diberlakukan, Warga Kota Tasikmalaya Bisa Kena Denda

Secara rutin jajaran Gugus Tugas menggunakan sejumlah mobil patroli keliling kota memantau kegiatan warga.

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Mobil patroli monitoring pelaksanaan AKB di Kota Tasikmalaya diberangkatkan, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya memberlakukan monitoring di jalanan kembali walau saat sudah memasuki fase adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Secara rutin jajaran Gugus Tugas menggunakan sejumlah mobil patroli keliling kota memantau kegiatan warga.

Sesekali pengeras suara berbunyi menegur warga yang tak mengenakan masker.

Masuk Pangandaran Tanpa Masker Siap-siap Kena Sanksi Disuruh Push-up

"Kami kembali memberdayakan monitoring untuk memantau kegiatan warga, sejauh mana kepatuhannya terhadap protokol kesehatan," kata Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, yang juga Ketua Gugus Tugas, Minggu (12/7/2020).

Budi menyebutkan, warga waji mengenakan masker karena pihak Pemprov Jabar berencana memberlakukan sanksi denda bagi warga Jabar yang ketahuan tidak mengenakan masker saat berada diluar.

Sarang Tawon Pembunuh Dua Emak-emak Buruh Tani di Cilongkeang Tasikmalaya, Berhasil Dimusnahkan

Jika sanksi denda resmi diberlakukan, Budi meminta warga meningkatkan kedisiplinannya mengenakan masker saat berada di luar, terutama tempat umum.

"Tidak bosan-bosannya saya mengingatkan warga selalu menerapkan protokol kesehatan. Yakni mengenakan masker dan jaga jarak," ujar Budi. (firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved