Breaking News:

Jawa Barat Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang pada 11 dan 12 Juli 2020

Akhir pekan ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

dok google
ilustrasi hujan 

TRIBUNJABAR.ID - Akhir pekan ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, diprediksikan hari ini dan besok peluang cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan kilat atau petir bisa terjadi karena faktor kondisi atmosfer.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Drs Herizal MSi dalam keterangan tertulisnya menyebutkan ada intrusi udara kering dari Belahan Bumi Utara (BBU) melintasi wilayah Samudra Pasifik Utara Papua.

"Keadaan ini menyebabkan daerah di depan muka intrusi kondisi udara menjadi lebih lembab," kata dia.

Selanjutnya, ada massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Maluku Utara, dan Maluku.

Begitu juga dengan 17 daerah provinsi yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang hingga kuat.

Terdapat daerah tekanan rendah di Samudera Hindia Barat Daya Sumatera serta sirkulasi siklonik di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur.

Serta, konvergensi atau pertemuan angin yang memanjang dari Sumatera barat hingga Bengkulu, di Laut Timor.

Daerah belokan angin terdapat di Sumatera Bagian Tengah, Kalimantan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Samudra Pasifik Utara Papua.

BMKG juga memantau adanya Low Level Jet dengan kecepatan angin mencapai lebih dari 25 knot di Samudera Hindia Barat Sumatera dan Samudra Pasifik Timur Philipina.

Halaman
1234
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved