Breaking News:

13 Juli Masuk Sekolah, Belajar Tatap Muka di KBB Masih Dilarang, Orangtua Kumpulkan Buku Paket

Pihaknya telah mengantisipasi soal siswa yang belajar luring dengan cara, orangtua siswa bisa mengambil buku-buku paket

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Ferdian Syah (kanan), murid kelas III SD Cigorowong 3, tengah mendiktekan buku paket kepada teman-temannya, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyampaikan tahun ajaran baru Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan dilaksanakan Senin (13/7/2020) mendatang.

Kepala Bidang SMP Disdik KBB, Dadang A. Sapardan mengatakan untuk ajaran baru,  untuk tahun ini pihaknya memutuskan tingkat TK, SD dan SMP belajar mengejar dibagi kedalam dua tahap, yakni secara daring (online) dan luring (offline).

"Tingkat TK, SD dan SMP itu tidak diperkenankan belajar tatap muka langsung, tapi semuanya pembelajaran jarak jauh PJJ, bisa dua moda, dalam jaringan daring/ online dan moda luar jaringan, " ujar Dadang kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Sabtu (11/7/2020).

Dadang mengatakan hasil pendataan sebelumnya selama belajar di rumah tiga bulan yang lalu, sebanyak 81,34% melaksanakan pembelajaran dengan moda daring, sedangkan sisanya, sebanyak 7.619 siswa atau 18,66% melaksanakan pembelajaran dengan moda luring.

Pihaknya telah mengantisipasi soal siswa yang belajar luring dengan cara, orangtua siswa bisa mengambil buku-buku tugas untuk siswa yang nantinya bisa dikumpul per minggu atau per bulan.

"Yang luring, hari ini sudah mulai orangtuanya mengambil buku-buku paket yang harus dikerjakan, dikumpulkan bisa satu minggu sekali, atau satu bulan sekali," ungkapnya

Sementara itu, Dadang menjelaskan soal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) disetiap sekolah di wilayah KBB, pihaknya sudah menyarankan kepada seluruh untuk menyiapkan video profil sekolah dan materi-materi MPLS yang nantinya dibagikan kepada murid baru.

"MPLS lewat daring juga, kemarin sudah disosialisasikan ke sekolah harus membuat video profil sekolah sama materi sekolah juga, " jelasnya.(*)

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved