Breaking News:

3 Desa di Purwakarta Masuk Kategori Mandiri, 8 Desa Masih Tertinggal, Ini 3 Indikator Penilaiannya

Kabupaten Purwakarta masih memiliki delapan desa tertinggal di 2020 dan akhirnya muncul tiga desa yang telah mandiri.

Istimewa
Kondisi jalan di Desa Parungbanteng, Kecamanatan Sukasari, Purwakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kabupaten Purwakarta masih memiliki delapan desa tertinggal di 2020 dan akhirnya muncul tiga desa yang telah menjaid Desa Mandiri.

Hal ini diungkapkan langsung Kordinator TA-PM P3MD Purwakarta, Arief Syarif Hidayatullah.

Menurutnya, selama lima tahun intervensi dana desa, baru kali ini di 2020 Purwakarta memiliki tiga desa mandiri yang seluruhnya berada di Kecamatan Bungursari, yakni Desa Bungursari, Desa Cikopo, dan Desa Ciwangi.

Menjelang Hari Jadi Purwakarta, Bupati dan Para ASN Turun ke Jalan Mengecat Trotoar

"Mengukur keberhasilan suatu wilayah itu ialah dari keberhasilannya melahirkan desa mandiri. Jadi tiga desa yang mandiri ini telah menjalankan tiga indikator penilaian, yakni segi ekonomi, lingkungan, dan sosial," ujarnya di Sekretariat Pendamping Desa, di Sindangkasih, Jumat (10/7/2020).

Tiga indikator yang mesti dilakukan setiap desa itu untuk mencapai level mandiri, misalnya di suatu desa tak miliki PAUD maka dengan didanai dana desa menjadi miliki PAUD, atau dari segi permodalan untuk BUMDes.

"Pendamping totalnya ada 77 orang, setiap satu pendamping mendampingi empat desa," ujarnya.

Sepanjang 2019 hingga 2020, Arief yang didampingi Lusi sebagai bidang teknologi tepat guna menuturkan di 2019 ada 23 desa tertinggal dan berkurang menjadi 8 desa di 2020.

Sementara desa berkembang meningkat dari 132 desa di 2019 menjadi 140 desa di 2020, serta 28 desa maju di 2019 menjadi 32 desa maju di 2020.

200 Pasangan Dinikahkan Massal di Maniis, Purwakarta, Ada Dua Sesi Karena Lahan Terbatas

Dari 183 desa di Purwakarta, berdasarkan informasi desa yang masuk kategori tertinggal tersebar di empat kecamatan, di antaranya Desa Cibodas (Sukatani), Desa Gununghejo (Darangdan), Desa Legoksari (Darangdan), Desa Sirnamanah (Darangdan), Desa Ciririp (Sukasari), Desa Sukasari (Sukasari), Desa Parungbanteng (Sukasari), dan Desa Salem (Pondoksalam)

"Kami menargetkan di 2021 desa tertinggal itu sudah tak ada lagi dan naik menjadi desa berkembang," ujarnya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved