Breaking News:

Argo Parahyangan Mulai Besok Operasi Lagi, Syaratnya Harus Bebas Copid-19 dan SIKM DKI

Bagi yang akan bepergian dari Bandung ke Jakarta menggunakan kereta api, PT Kereta Api Indonesia mengoperasikan kembali KA Argo Parahyangan.

Penulis: Tatang Suherman | Editor: Tatang Suherman
Tribun Jabar/Siti Fatimah
Gerbong Argo Parahyangan Class Priority dengan rute Bandung - Gambir PP 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG
Bagi yang akan bepergian dari Bandung ke Jakarta menggunakan kereta api, PT Kereta Api Indonesia mulai besok, 10 Juli 2020,  akan mengoperasikan kembali KA Argo Parahyangan (Gambir-Bandung PP).

Selain Argo Parahyangan, PT Kereta Api Indonesia juga mngoperasikan KA Bima (Gambir-Malang) dan Sembrani (Gambir-Surabaya Pasar Turi pp).

Jadwal KA Argo Parahyangan keberangkatan Stasiun Bandung adalah pukul 04.55, 06.45, dan 11.10 sedangkan dari Gambir tersedia pukul 07.10, 17.45, dan 18.45.

Untuk KA Bima, berangkat dari Stasiun Gambir pukul 16.40 dan tiba di Malang pukul 08.27 sedangkan berangkat dari Stasiun Malang pukul 14.25 dan tiba di Gambir pukul 05.40 ; KA Sembraniberangkat dari Stasiun Pasar Turi pukul 17.30 dan tiba di Gambir pukul 04.00; KA Sembraniberangkat dari Stasiun Gambir pukul 19.00 dan tiba di Surabaya Pasar Turi pukul 05.15.

Direktur Niaga KAI Maqin U Norhadi di Jakarta, mengatakan, KAI menambah layanan KA Jarak Jauh Komersial kelas Luxury, Eksekutif, Ekonomi untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat. Namun KAI tetap menerapkan protokol kesehatan new normal yang ketat.

Pada tahap awal, ketiga KA tersebut baru akan dioperasikan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Hal tersebut, kata Maqin dikarenakan minat masyarakat untuk bepergian dengan KA jarak jauh lebih tinggi pada akhir pekan.

Ke depannya, perjalanan KA tersebut akan dievaluasi pengoperasiannya, menyesuaikan dengan perkembangan di lapangan. Untuk melihat jadwal keberangkatan dari stasiun antara, masyarakat dapat mengakses aplikasi KAI Access.

Tiket dapat dipesan melalui KAI Access, web KAI, dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya mulai h-7 keberangkatan. KAI mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan di KAI Access agar mendapatkan kemudahan ekstra seperti fitur e-boarding pass, reduksi online, reschedule online, dan cancellation online.

Khusus untuk tarif, dikatakan Maqin, tidak mengalami kenaikan, di mana untuk KA komersial tarifnya sesuai dengan rentang tarif batas bawah dan tarif batas atas yang telah ditentukan.

Yang agak memberatkan calon penumpang, adalah keharusan menyertakan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji rapidtest dengan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari sejak diterbitkan pada saat keberangkatan

Kemudian, menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau rapidtest. Selanjutnya, mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.

Pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan mengenakan face shield yang disediakan oleh KAI selama dalam perjalanan hingga meninggalkan area stasiun tujuan. Untuk penumpang dengan usia di bawah tiga tahun agar menyediakan sendiri face shield pribadi.

Selain itu, khusus bagi pelanggan yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta.

Petugas akan mengecek satu persatu penumpang  pelanggan KA Jarak Jauh dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, wajib menggunakan masker, menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved