Senin, 27 April 2026

Wisata ke Baduy Bisa Ditutup, Kental Eksploitasi dan Lingkungan jadi Rusak, DPR-Pemerintah Siap Kaji

Komisi IV DPR RI dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sepakat untuk mengkaji Kawasan Baduy

Penulis: Ichsan | Editor: Ichsan
istimewa
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi dalam rapat dengar pendapat dengan Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar di Gedung DPR RI, Rabu (7/7/2020). 

TRIBUNJABAR.ID - Komisi IV DPR RI dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) sepakat untuk mengkaji Kawasan Baduy di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sebagai daerah tujuan wisata

Sebab banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Baduy justru merusak lingkungan dan Suku Baduy malah dieksploitasi untuk kepentingan tertentu.

Hal itu terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPR RI dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar di Gedung DPR RI, Rabu (8/7/2020).

Isu soal Baduy ini mencuat setelah Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi dalam rapat itu menyampaikan aspirasi warga Baduy yang merasa terusik dengan kehadiran wisatawan.

"Orang Baduy minta daerahnya ditutup sebagai tujuan wisata. Wisatawan yang ke sana malah bikin rusak lingkungan, banyak coretan dan sampah plastik dimana-mana. Selain itu terjadi eksploitasi untuk kepentingan bisnis. Atas nama orang Baduy ada yang jualan madu, jualan pernak-pernik, dan lain-lain. Suku Baduy dijadikan tontonan. Ini memperihatinkan," kata Dedi kepada Menteri LHK dan jajarannya di Gedung DPR RI, Rabu (7/7/2020).

Rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPR RI dengan Menteri LHK di Gedung DPR RI, Rabu (7/7/2020).
Rapat dengar pendapat antara Komisi IV DPR RI dengan Menteri LHK di Gedung DPR RI, Rabu (7/7/2020). (istimewa)

Diver Ojol Ade Jujur Kembalikan Uang Konsumen yang Berlebih, Berangkat Kerja setelah Salat Subuh

Seharusnya, lanjut Dedi, orang yang berkunjung ke Baduy itu bukan untuk menonton Suku Baduy tapi untuk belajar dan berguru tentang lingkungan hidup yang mumpuni kepada mereka.

Menurut Dedi, masyarakat adat Suku Baduy itu adalah masyarakat yang terjaga cara berpikir dan bertindaknya. Setiap saat menjaga alam sebagai warisan leluhur dan melestarikannya sepanjang masa.

Namun kehadiran wisatawan di sana, lanjut Dedi, justru menimbulkan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan.

Setelah Dedi Mulyadi menyampaikan soal ini, Komisi IV DPR RI dan Menteri LHK sepakat untuk mengkaji dampak yang ditimbulkan oleh kunjungan wisatawan di Kawasan Baduy.

"Jika hasil kajian memang berdampak negatif, Menteri LHK bisa merekomendasikan kepada Presiden untuk menutup Baduy sebagai daerah tujuan wisata," kata Dedi.

Terkait Kawasan Baduy, Dedi Mulyadi juga meminta pemerintah menambah areal kawasan hutan di Kawasan Baduy. Jadi, kata Dedi, kawasan hutan yang dikuasai oleh negara bisa dititipkan ke Suku Baduy. "Saya yakin kalau hutan dititipkan ke Suku Baduy akan tetap lestari," kata Dedi.

Kekayaan Menhan Prabowo Tercatat Rp 2 T, Presiden Jokowi Rp 54,7 M, Berapa Kekayaan Sandiaga Uno?

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved