Breaking News:

VIDEO Tiga Pekan Menjelang Iduladha Penjualan Sapi Masih Lesu

Tiga pekan menjelang Iduladha, penjualan hewan kurban khususnya sapi di Pasar Hewan Tanjungsari

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Tiga pekan menjelang Iduladha, penjualan hewan kurban khususnya sapi di Pasar Hewan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang masih sepi atau belum mengalami peningkatan akibat adanya pandemi Covid-19.



Pantuan Tribun Jabar, Selasa (7/7/2020), pasar hewan tersebut memang dipadati pengunjung, tetapi bukan oleh pembeli, melainkan oleh bandar dan penjual saja, sehingga hingga saat ini mereka masih kesulitan untuk menjual sapinya.

Seorang penjual sapi, Taufik Hidayat (30) mengatakan, pada Iduladha tahun lalu penjualan sapinya bisa mencapai 300 hingga 500 ekor, namun untuk saat ini dirinya belum mencapai target seperti tahun lalu.

"Kalau dulu banyak yang beli, kalau sekarang kurang. Tahun lalu target (penjualan) 300-500 bisa keluar," ujarnya saat ditemui di Pasar Hewan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Selasa (7/7/2020).

Dia mengaku, hingga pukul 10.00 WIB, belum ada satupun sapi yang terjual, padahal pada tahun lau pada pagi saja sudah banyak sapi yang terjual. Namun, ia memprediksi bakal mengalami peningkatan pada H-5 Iduladha.

Ia mengatakan, dirinya menjual sapi di Pasar Hewan Tanjungsari dengan harga mulai Rp 19,5 juta hingga Rp 22,2 juta untuk jenis rambon, simental dan peranakan.



"Kalau yang beli paling jauh ada dari Bandung, sisanya Sumedang," ucapnya.

Penjual Sapi asal Cimenyan Bandung, H Maman Rukman mengatakan, dengan adanya pandemi Covid-19 ini penjualan sapi pasti menurun. Bahkan, dalam satu hari ia hanya bisa menjual paling banyak 2 ekor.

"Kalau tahun lalu, dalam satu hari ini bisa nyampe hingga 4 ekor per hari. Kalau sekarang baru langganan saja, itu baru dua ekor karena kejadian kemarin (pandemi Covid-19) memang berpengaruh," katanya.



Ia mengaku, dalam waktu satu bulan hingga Iduladha biasanya bisa menjual 65 hingga 70 ekor, namun untuk tahun ini diprediksi penjualannya akan menurun.

"Kalau tahun sekarang bisa terjual 50 ekor saja sudah bagus," ucap Maman.

Penulis: Hilman Kamaludin
Video Editor: Wahyudi Utomo

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved