Breaking News:

Tak Hanya Orang, Sapi Pun Diasuransikan, Kalau Mati Bisa Dapat Ganti Rugi

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang menargetkan pada tahun ini sebanyak 2.500 ekor sapi

tribunjabar/hilman kamaludin
Tak Hanya Orang, Sapi Pun Diasuransikan, Kalau Mati Bisa Dapat Ganti Rugi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang menargetkan pada tahun ini sebanyak 2.500 ekor sapi milik peternak bisa terdaftar sebagai peserta asuransi usaha ternak sapi (AUTS).

Dalam asuransi tersebut, bakal ada keuntungan yang dapat diterima oleh peternak, terutama ketika sapi itu mati, nantinya peternak bisa mendapatkan ganti rugi.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang, Erwin mengatakan, untuk menjadi peserta AUTS, peternak tinggal mendaftar dan membayar premi sebesar Rp 40 ribu per ekor sapi.

"Jika ternyata nanti dalam pemeliharan, sapi mati maka akan diganti sebesar Rp 10 juta oleh pihak asuransi," ujar Erwin di kantornya, Rabu (8/7/2020).

Ternyata Begini Keseharian Ade Driver Ojol yang Viral karena Kembalikan Kelebihan Ongkos

Menurutnya, dalam program ini, proses pengklaiman ke pihak asuransi juga tergolong tidak rumit. Dalam waktu sebentar saja, asuransi ini bisa diproses hingga ganti ruginya turun.

Ia mengatakan, sejak program tersebut digulirkan oleh pemerintah pusat yang bekerjasama dengan PT Jasindo sekitar 3 tahun lalu, sudah ada 3000 ekor sapi yang telah terdaftar peserta AUTS di Kabupaten Sumedang.

"Untuk tahun 2020 ini sesuai target dari provinsi, Sumedang ditargetkan 2500 sapi masuk menjadi peserta program AUTS," katanya.

Untuk mengejar target tersebut pihaknya terus berupaya melakukan sosialisai dan memberikan pemahaman kepada para peternak sapi di Kabupaten Sumedang.

Dulu Bekas Gilingan Batu untuk Waduk Jatiluhur, Kini Tebing Boyer Jadi Objek Wisata Baru

Hal tersebut, kata dia, karena dengan masuknya para peternak sapi menjadi peserta asuransi, usaha mereka dipastikan akan terlindungi.

"Karena nanti ketika suatu saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti sapi mati, maka mereka mendapatkan ganti rugi," ucap Erwin.

Disinggung terkait populasi sapi di Kabupaten Sumedang, Erwin mengatakan, saat ini jumlahnya sudah mencapai kurang lebih 30 ribu ekor.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved