Breaking News:

Saksi Pembunuhan Dianiaya Selama 5 Hari, Dilepas Setelah Warga Demo, Pelaku Kini Diperiksa di Polda

Ia diinterogasi selama lima hari dan baru dilepas setelah para tetangganya mendemo Polsek tersebut.

Editor: Ravianto
TRIBUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Sarpan (57) saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (7/7/2020) sore. 

Laporan Wartawan Tri bun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUNJABAR.ID, MEDAN -- Dua pejabat Polsek Percut Seituan, Deli Serdang diperiksa oleh Polda Sumatera Utara.

Pemeriksaan ini terkait dengan laporan penyiksaan terhadap saksi pembunuhan.

Sarpan (57) diduga disiksa oleh penyidik Polsek Percut Seituan.

Ia diinterogasi selama lima hari dan baru dilepas setelah para tetangganya mendemo Polsek tersebut.

Sarpan disebut pulang dalam kondisi sejumlah badan membiru diduga karena pukulan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan kepada Tribun-medan.com, Rabu (8/7/2020) mengatakan sedang memeriksa dua perwira polsek.

Ia menyebutkan bahwa kedua petinggi tersebut diperiksa terkait penganiayaan saksi tersebut adalah Kanit Reskrim Iptu Luis Beltran dan Panit Reskrim.

"Kalau anggotanya diperiksa memang betul, Kanit dan Panit Reskrim yang sudah diperiksa," tuturnya.

Namun, terkait isu yang menyebutkan bahwa Kapolsek Percut Seituan, Kompol Otniel Siahaan sudah dibebastugaskan, Tatan belum mendapatkan kabar tersebut.

"Aku belum dapat info itu. Aku belum dapat, nanti kalau dapat info itu benar atau tidak," sebutnya.

Para petinggi Mapolsek Percut Sei Tuan tersebut diperiksa oleh Propam Polrestabes Medan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved