Satgas Citarum Harum Sektor 6 Beternak dan Bercocok Tanam Pakai Bios 44, Tumbuh Lebih Cepat
Tak hanya mengolah sampah menjadi BBM, Satgas Citarum Harum Sektor 6 juga menyediakan ketahanan pangan
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tak hanya mengolah sampah menjadi BBM, Satgas Citarum Harum Sektor 6 juga menyediakan ketahanan pangan menggunakan bios 44 untuk tanaman dan peternakan.
Di Pos Satgas Citarum Harum Sektor 6, terdapat pengolahan sampah menjadi BBM, ternak lele, tanaman seperti cabai, kangkung, dan pakcoy.
Komandan Satgas Citarum Harum Sektor 6, Kolonel ARH Dodo Irmanto mengatakan bios 44 bisa digunakan untuk tanaman dan hewan ternak.
"Perkembangan tanaman lebih bagus lebih sehat daunnya juga kita lihat lebih sehat, pertumbuhannya juga lebih cepat dibandingkan dengan yang tak menggunakan bios," kata Dodo, di Pos Satgas Citarum Harum Sektor 6, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (7/7/2020).
• Masih Asimilasi, Narapidana Ini Malah Ngajak Adiknya Maling Motor, Kini Terpaksa Kembali ke Penjara
Dodo mengatakan, bios bisa diaplikasikan di semua tanaman baik pesawahan atau pertanian hanya memang komposisinya berbeda.
"Ini sudah dibagi juga ke masyarakat sekitar," katanya.
Dodo mengungkapkan, untuk domba dicampur di (pakan) rumputnya, ternak bisa ikan juga bisa.
"Jadi untuk semua pertanian dan peternakan," tuturnya.
Dodo menjelaskan, sebetulnya pembuatan bios 44 itu untuk tanah, jadi di sumatra banyak lahan gambut eks lahan batu bara yang sulit dikembangkan untuk pertanian lalu muncul lah itu.
• Gugus Tugas Jabar Gelar Rapid Test Peserta UTBK di 7 Kampus, Random Sampling ke 900 Orang
"Mereka (produsen) bikin percobaan-percobaan itu, akhirnya lahan itu jadi pertanian dicoba lagi ke peternakan bagus, coba ke perikanan bagus, tapi ada komposisinya berbeda-beda," kata dia.
Dodo mengungkapkan, bios itu sudah punya nama ada produsennya, mungkin pihaknya akan kembangkan dengan disosialisasikan kepada masyarakat.
"Jadi aplikasinya saja, kita tidak bisa membuat karena sudah ada hak ciptanya," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pangdam-iii-siliwangi-mayjen-tni-nugroho-budi-wiryanto-kiri.jpg)