Breaking News:

TKW Majalengka Pulang Kampung

Rp 15 Miliar, Harga Pembebasan dari Hukuman Mati TKW Majalengka, Emil: Harga Tak Usah Dipikirkan

Menurutnya, uang itu sudah dibayar. Sumbernya dari udunan semua pihak di Jabar. Sehingga, denda sudah lunas dibayar.

Tribunjabar.id/Eky Yulianto
Didin Rosidin, anak TKW yang berasal dari Majalengka, Eti Rohaeti. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersyukur tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Majalengka, Etty binti Thoyyib bebas dari hukuman di Arab Saudi.

Gubernur sudah mendapat laporan dari Dubes Arab Saudi soal kondisi ‎Eti.

"‎Saya ucapkan terima kasih juga karena beliau adalah warga Jabar. Menjadi pelajaran bagi sesama pekerja migran Indonesia untuk berhati-hati, taat hukum dan juga mendapatkan perlindungan dari kita. Itu dendanya hampir di atas Rp 15 miliar," ujar Gubernur di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Selasa (7/7/2020).

Menurutnya, uang itu sudah dibayar. Sumbernya dari udunan semua pihak di Jabar. Sehingga, denda sudah lunas dibayar.

"(Sumbangan) 80 persennya itu dari dermawan udunan melalui lembaga zakat NU. Kemudian ASN Jabar dalam empat hari mengumpulkan Rp 1,4 miliar. Ini harga yang sangat mahal, tapi bagi kita satu nyawa sama mahalnya dengan seluruh nyawa," ujar Gubernur.

Menurut dia, menyelamatkan dan membebaskan Eti binti Thoyib dari hukuman mati di Arab Saudi merupakan urusan kemanusiaan.

"Menyelamatkan satu manusia sama dengan menyelamatkan kemanusiaan. Jadi harga tidak usah dipikirkan, yang penting warga Jabar selamat dari hukuman mati dan kembali ke tanah air," ujarnya.

Eti merupakan TKI wanita asal Majalengka.

Emil sapaan akrabnya, berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved