Breaking News:

Ikatan Dokter Anak Indonesia Sarankan Anak-anak PAUD dan TK Tetap Belajar dan Bermain di Rumah

Anak-anak usia TK atau PAUD di Jawa Barat tetap disarankan untuk belajar, bermain, dan beraktivitas, di rumah.

dok.tribun
ilustrasi PAUD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anak-anak usia TK atau PAUD di Jawa Barat tetap disarankan untuk belajar, bermain, dan beraktivitas, di rumah. Hal ini disebabkan penyebaran Covid-19 di Jawa Barat masih terus berlangsung.

Ketua Divisi Pelacakan Kontak, Pengujian, dan Manajemen Laboratorium, pada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19, dr Siska Gerfianti, mengatakan penularan Covid-19 tidak mengenal umur. Karenanya, anak-anak pun termasuk usia yang rentan tertular Covid-19.

Dengan demikian, katanya, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tetap menyarankan anak-anak usia TK atau PAUD tetap beraktivitas, belajar, dan bermain di rumah.

"Kegiatan pendidikan usia dini, yakni PAUD dan lain-lain, direkomendasikan oleh IDAI, tetap dilakukan di rumah masing-masing saja. Jadi untuk kegiatan pembelajaran bagi anak ini, lebih direkomendasikan dalam pembelajaran jarak jauh," kata Siska di Gedung Sate, Selasa (7/7).

Selama ini, katanya, terdapat 196 anak usia 0-18 tahun di Jawa Barat yang terpapar Covid-19. Baru sekitar 100 di antaranya yang dinyatakan sudah sembuh. Karenanya, hal ini harus menjadi perhatian berbagai pihak.

Kasus Positif Covid-19 Nihil, Wabup Berharap Status Garut jadi Zona Hijau

Sebagian besar anak, katanya, tertular dari orang tua atau anggota keluarga lainnya karena selama ini anak-anak tersebut kebanyakan tinggal di rumah. Namun, kemungkinan lainnya kini terbuka di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), yakni di ruang publik dari mulai pasar, pusat perbelanjaan, mall, dan lainnya.

"Kemarin itu kan semuanya di rumah ya. Jadi anak-anak ini tertular dari orang tua yang masih keluar-keluar rumah, misalnya ayahnya masih kerja ibunya masih kerja dan lain-lain. Nah ini yang penting untuk orang tua," tuturnya

Ritual untuk selalu membersihkan diri setelah pulang dari kegiatan di luar, katanya, harus tetap dilakukan selain menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan jaga jarak saat di luar rumah. Jangan sampai, katanya, virus dari luar rumah terbawa dan terkena anak-anak di rumah.

Dukun Palsu Tipu Warga Purwakarta, Beri Ember Berisi Uang Rp 8 Juta, Dibuka Isinya Batu Asahan

Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat, Atalia Praratya Ridwan Kamil, mengatakan dari sekitar 48 juta warga Jawa Barat, sekitar 34,7 persen di antaranya adalah usia anak. Selama ini pun beredar hoaks bahwa usia anak cenderung kebal terhadap Covid-19.

Anak-anak inipun, katanya, berpotensi terdampak jika orang tuanya terpapar Covid-19. Selama ini pun, sejumlah anak pun ikut terdampak dari sisi ekonomi akibat ekonomi keluarga yang terdampak Covid-19.

"Di tengah pandemi Covid-19, anak-anak ini mereka akan kesulitan untuk mendapatkan layanan pendidikan secara maksimal. Jadi kalau selama ini mereka bisa datang ke sekolah mendapatkan pelajaran dari guru termasuk juga di rumah, sekarang harus bisa dengan orang tua dan ini mereka bisa lebih terpantau," tuturnya.

Para orang tua, katanya, harus tetap menjaga kualitas pendidikan tetap terjaga, walau selama tiga bulan mereka tinggal di rumah tentu saja sangat terbatas meskipun upaya pendidikan yang dilakukan sudah luar biasa oleh pemerintah termasuk pembelajaran jarak jauh dari televisi.

Bukan Bermusuhan, Nagita Slavina Tak peluk Jessica Iskandar karena Protokol Kesehatan Covid-19

"Banyak yang curhat kepada saya, anak-anak bilang ingin ke sekolah lagi, di rumah mengerikan katanya. Saat ditanya kenapa mengerikan, katanya mamah kejam. Kondisi psikis orang tua dan anak yang mereka selalu tinggal di rumah selama berbulan-bulan ini ada tingkat stres mungkin yang muncul," katanya.

Karenanya, kata Atalia, orang tua harus bersiasat dan kreatif supaya anak-anak betah belajar dan beraktivitas di rumah. Selain itu, memastikan kesehatan anak di rumah dengan tidak membawa mereka ke pusat keramaian seperti pasar dan keramaian lainnya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved