Breaking News:

Hakim di Aceh Dipukul Menggunakan Palu Sidang oleh Tergugat Gara-gara Kabulkan Permohonan Cerai

Humas Pengadilan Mahkamah Syariah Idi, Aceh Timur, T Swandi SHi, MA, yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan informasi itu.

Editor: Ravianto
DOKUMENTASI KOMPAS.COM
Illustrasi palu sidang. 

TRIBUNJABAR.ID, ACEH – Setelah kabulkan gugatan cerai, hakim mahkamah syariah di Aceh malah dipukul menggunakan palu.

Pemukulan dilakukan oleh tergugat.

Akibatnya, hakim tersebut mengalami luka lebam.

Ketua Majelis Hakim Mahkamah Syariah Idi, Aceh Timur, Salamat Nasution SHi, MA, dipukul oleh Mustafa bin Idris (56).

Pemukulan ini terjadi di ruang sidang utama Mahkamah Syariah Idi, Desa Payah Gajah, Kecamatan Peureulak Barat, Aceh Timur, Selasa (7/7/2020).

Tepatnya sesaat setelah majelis hakim diketuai Salamat Nasution ini membacakan putusan perkara cerai gugat oleh Azizah binti Abdul Gani (43) terhadap suaminya Mustafa bin Idris.

Artinya pemukulan pakai palu sidang ini dilakukan oleh tergugat.

Informasi ini beredar cepat via medsos seusai peristiwa langka itu.

Humas Pengadilan Mahkamah Syariah Idi, Aceh Timur, T Swandi SHi, MA, yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan informasi itu.

Menurutnya, saat itu majelis hakim diketuai Salamat Nasution didampingi dua hakim anggota baru saja usai membacakan putusan perkara cerai gugat dengan nomor perkara 181/Pbt.g/2020/MS-IDI.

Dalam perkara ini gugatan diajukan oleh Azizah binti Abdul Gani (43) terhadap suaminya Mustafa bin idris (56) pada awal Juni 2020. Keduanya, merupakan warga Peureulak Barat, Aceh Timur.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved