Breaking News:

Gempa Bumi

Gempa Bumi Berkali-kali di Jawa, Termasuk Pangandaran, Ini Penjelasan Penyebab Gempa dari BMKG

Menurut Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Tony Agus Wijaya, gempa bumi yang terjadi pada pagi hari hingga siang ini merupakan gempa bumi ...

abcnews.com
ILUSTRASI - Gempa bumi. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pada Selasa 7 Juli 2020 telah terjadi gempa bumi sebanyak tiga kali.

Peritiwa gempa bumi pertama Mag 6, 1 terjadi di Barat Laut Jepara, Jawa Tengah pukul 5.54 WIB, gempa kedua 5, 4 terjadi di Barat Daya Rangkas Bitung pukul 11.44, dan gempa terakhir gempa Mag 5, 2 di Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera pukul 13.16 WIB.

Menurut Kepala BMKG Stasiun Geofisika Bandung, Tony Agus Wijaya, gempa bumi yang terjadi pada pagi hari hingga siang ini merupakan gempa bumi yang bisa terjadi tanpa bisa diprediksi.

Kejadian gempa secara beruturut-turut tidak ada kaitan dengan fenomena apa pun, terlebih lokasi gempa juga berjauhan dan sumber gempa juga berbeda.

Warga dan Wisatawan di Pangandaran Tak Rasakan Guncangan Gempa, Baru Tahu Saat Dapat WA

"Sumber gempa juga berbeda, yang tadi pagi di laut dan satu di darat, begitu juga yang ketiga, lokasinya berjauhan. Jadi kalau dikait-kaitkan kurang tepat," kata Tony melalui telepon, Selasa (7/7/2020).

Ia mengatakan, bila terjadi gempa adalah sesuatu yang wajar karena di pulau Jawa ada dua sumber gempa bumi utama yakni yang pertama di laut selatan pulau Jawa.

Terdapat pertemuan dua lempeng tektonik utama yakni lempeng Indoaustralia di selatan dan Eurasia di Utara.

Dampak dari tumbukan lapisan bebatuan atau tektonik tadi menyebabkan aktivitas kegempaan di wilayah tersebut.

"Dengan kondisi ini, gempa tidak bisa diprediksi jadi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan mitigasi atau pengurangan resiko bila terjadi gempa," katanya.

Pengurangan resiko yang bisa dilakukan antara lain, tidak meletakan barang yang mudah goyah atau jatuh bila ada getaran gempa karena dapat membahayakan bila menimpa seseorang di dalam ruangan. Langkah lainnya, masyarakat sudah paham apa yang harus dilakukan bila terjadi gempa.

Hari Ini Gempa Berkali-kali, Lakukan Cara Melindungi Diri Bila Kembali Terjadi, Ini Petunjuknya

"Bila ada di ruangan dan tiba-tiba gempa, cari tempat berlindung yang aman seperti di bawah meja. Bila gempa mereda, segera keluar rumah dan mencara tempat lapang yang aman," katanya.

Pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap tenang saat terjadi gempa. Selain itu, masyarakat untuk tidak mudah terpancing informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya. Menurutnya, BMKG selama 24 jam melakukan pemantauan. Informasi seperti gempa akan segera disampaikan melalui website BMKG. (siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved