Breaking News:

RC Mobil Semakin Ramai di Bandung Sejak Sirkuit Abadi di Jalan Setiabudi Dibangun

RC mobil di Bandung semakin ramai sejak Sirkuit Abadi, belakang Hotel Abadi, di Jalan Setiabudi, dibangun.

Istimewa
Sirkut Abadi, tempat balapan RC Mobil, di Jalan Setiabudi. RC di Bandung semakin ramai sejak dibukanya sirkuit tersebut. 

RC mobil yang banyak disukai di Bandung ada dua jenis, yakni RC mobil elektrik dan mesin. Kedua-duanya banyak penggemarnya, namun, kata Erwin, trennya lebih ke elektrik.

"Di Bandung, yang saya lihat, hampir 70 persen elektrik. Yang mesin tetap ada penggemarnya," kata Erwin.

Menurut Muhammad Faisal Nugraha (28), pehobi RC Mobil Model, pengguna RC mobil elektrik biasanya tidak mau memainkan RC model mesin. Alasannya, kata Faisal, bahan bakar mahal.

MUHAMMAD Faisal Nugraha, pehobi RC mobil.
MUHAMMAD Faisal Nugraha, pehobi RC mobil. (Istimewa)

"Yang elektrik yang lima juta sudah siap pakai. Enggak ngapa-ngapain, cuma ngecas doang baterai. Kalau untuk keuangan, sih, lebih enak yang elektrik.
"Tapi, kalau untuk sensasi dan andrenalin, mah, lebih seru yang mesin," kata warga Jalan Gagak ini kepada Tribun melalui WhatsApp, Kamis (2/7).

RC mobil menggunakan bahan bakar nitromethane. Harga seliternya mencapai Rp 200.000. Biasanya digunakan untuk 10 kali balapan.

Sekali balapan bisa 10-15 menit. Setiap tangki RC mobil bisa menampung 150 ml bahan bakar.

"Saya juga menjual bahan bakarnya buat cod-an teman-teman yang membutuhkan. Penjual lainnya ada di Hobiland di Dr Cipto.

Saya sih mengambilnya dari Jakarta atau di Hobiland juga banyak," kata Faisal. (januar ph)

Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved