Ini 3 Wilayah di Majalengka yang Rawan terjadi Kebakaran Hutan, 1.000 Personel Gabungan Disiagakan

Di Majalengka ada tiga wilayah yang rawan terjadi kebakaran hutan. Seribu personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasinya.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribun Cirebon/ Eki Yuliantoro
Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sinergitas Polres Majalengka, Kodim 0617 Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka dan instansi lainnya akan teruji saat mulai kembalinya musim kemarau tahun ini.

Di musim kemarau bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengintai di daerah yang memiliki wilayah pegunungan seperti Kabupaten Majalengka.

Ditambah, wilayah Kota Angin ini setidaknya ada tiga titik rawan terjadinya karhutla yang berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

"Kami akan menempatkan para personel gabungan yang memang rawan terjadinya karhutla, yaitu di Sindangwangi, Rajagaluh, dan Argapura," ujar Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso selepas Apel Sinergitas Kesiapan Pengamanan Penanggulangan Bencana Alam Karhutla, Senin (6/7/2020).

Dalam mengantisipasi hal itu, sedikitnya 1.000 personel gabungan yang akan ditempatkan di sejumlah titik rawan tersebut.

Baik itu dari Polres Majalengka, Kodim 0617 Majalengka, Satpol PP, Dinas Perhubungan Majalengka, BPBD, Damkar, Dinas Kesehatan, Tagana, Perhutani maupun Linmas dan para masyarakat peduli api serta relawan lainnya.

"Kami harap, para petugas gabungan ini selain selalu bersiaga dalam mengantisipasi karhutla, mampu juga menyosialisasikan kepada masyarakat agar selalu menjaga alam, tidak membakar sesuatu di lahan lahan terbuka dan lain sebagainya," ucapnya.

Masih disampaikan Kapolres, berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, sedikitnya ada 50 ribu hektare di wilayah Majalengka yang terancam karhutla.

Oleh karena itu, pihaknya mengantisipasi agar kejadian karhutla dapat diminimalisasi dampaknya.

"Di lapangan kami secara bersama bahu-membahu mengantisipasi dan meminimalisir potensi kerawanan bencana karhutla," ucap dia.

Sebagian Besar Jabar Masuk Musim Kemarau, Waspadai Cuaca Ekstrem dan Kekeringan

Pasangan Muda Ini Pacaran di Sawah lalu Dibegal Motornya Diambil, Kini Sang Begal Ketangkap Polisi

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved