Breaking News:

Sekolah di Kota Sukabumi Harus Penuhi Syarat yang Disampaikan Reisa Jika Ingin KBM Tatap Muka

Kota Sukabumi yang menjadi satu-satunya wilayah yang masuk zona hijau persebaran Covid-19 bersiap memberlakukan proses balajar di sekolah.

Istimewa
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kota Sukabumi yang menjadi satu-satunya wilayah yang masuk zona hijau persebaran Covid-19 di Jawa Barat bersiap memberlakukan proses balajar di sekolah dengan tatap muka.

Hal itu tak bisa dilakukan setelah pandemi virus corona menyerang Indonesia dan melumpuhkan berbagai sektor, termasuk pendidikan. 

Untuk membuka sektor pendidikan harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari pemerintah daerah setempat dan memenuhi standar kesiapan pembelajaran tatap muka. Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional, Reisa Broto Asmoro, mengatakan, pembelajaran tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan.

Dokter Reisa mengatakan, apabila gugus tugas nasional menyatakan jika satu daerah masuk kategori zona hijau, maka kepala daerah dapat mengizinkan pembelajaran tatap muka.

“Namun, sekolah tetap harus mampu penuhi semua daftar periksa, dan siap pembelajaran tatap muka,” ujar Reisa saat melakukan konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Sabtu (4/7/2020).

Ia mengatakan, pertama, harus tersedia sarana sanitasi seperti toilet bersih, tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan desinfektan.

Kedua, tersedia akses fasilitas pelayanan kesehatan.

Ketiga, siap menerapkan area wajib masker di sekolah.

Keempat, memiliki alat pengukur panas untuk mengetahui suhu tubuh warga sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved