Breaking News:

Pilkada Cianjur Masuk Tingkat Kerawanan Sedang, Hasil Verfak Sementara 60 Berbanding 40

Kordiv Pengawasan Bawaslu RI Mochamad Afifudin mengatakan, pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur

tribunjabar/ferri amiril mukminin
Kordiv Pengawasan Bawaslu RI M Afifudin memberikan bantuan buku untuk digunakan di ruang Pojok Pengawasan Partisipatif Bawaslu Kabupaten Cianjur 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kordiv Pengawasan Bawaslu RI Mochamad Afifudin mengatakan, pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur 2020 masuk katagori kerawanan sedang. Pemetaan kerawanan tersebut dilakukan Bawaslu RI setelah masuk masa Pandemi covid-19.

"Kabupaten Cianjur ini saya melihatnya sedang, rendah tidak dan tinggi tidak," ujar M Afifudin saat meninjau ruang pojok pengawasan partisipatif di Kantor Bawaslu Cianjur Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Sabtu (4/7/2020).

Afifudin mengatakan, saat ini daerah yang sedang menyelenggarakan pilkada serentak sedang masuk tahap verifikasi faktual bakal calon perseorangan.

Afifudin mendapat laporan selama empat hari berjalan, laporan verifikasi faktual dari lapangan persentasenya 60:40.

Terbukti Bersalah, Operator Ojol Asal Malaysia Didenda Rp 29,5 Miliar

"Kalau tadi updatenya hampir 60:40 formasinya sementara ini jadi 60 persen memenuhi syarat dan 40 persennya tidak memenuhi syarat," kata Afifudin.

Namun, kata Afifudin, prosesnya masih berjalan sehingga masih ada waktu beberapa hari lagi ke depan untuk mendata.

Ia mengatakan, peninjauan verifikasi faktual dilakukan untuk meninjau daerah ada yang ada calon perseorangannya dan memastikan apakah pengawasan verifikasi faktual ini berjalan atau tidak.

Menurutnya, beban pengawasan bertambah karena saat ini proses tahapan pilkada berlangsung dalam suasana pandemi covid-19.

"Pengawas harus mematuhi protokol kesehatan maka yang pertama kami sampaikan dan harapkan adalah mengingatkan dan mengantisipasi agar segala aktivitas yang sifatnya tatap muka pertemuan antara petugas dengan pemilih itu memperhatikan protokol kesehatan," katanya.

SMA/SMK di Kota Sukabumi Segera Belajar Tatap Muka, Hanya yang Siap Bakal Dibuka

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved