Warga Tak Berani Menolong Pria yang Terkapar di Jalan, Dikira Pasien Corona Ternyata Pemuda Mabuk
"Dia tiba-tiba saja jatuh. Kami khawatir dan tidak berani mendekat, karena khawatir mengidap Covid-19," kata Oni (56), warga setempat.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Seorang remaja tiba-tiba jatuh sat mengendarai sepeda motor tanpa sebab di Jalan Cieunteung, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (3/7) dini hari.
Warga yang menyaksikan peristiwa itu tak berani mendekat karena khawatir korban Covif-19.
Korban begitu saja terjatuh saat mengendarai sepeda motornya.
"Dia tiba-tiba saja jatuh. Kami khawatir dan tidak berani mendekat, karena khawatir mengidap Covid-19," kata Oni (56), warga setempat.
Beruntung tak lama melintas kendaraan Satpol PP yang tengah patroli.
Mobil pun berhenti dan petugas berupaya mengamati kondisi remaja itu dari kejauhan.
Kabid Tantribum Satpol PP Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah, membenarkan adanya peristiwa itu.
"Kami melintas di lokasi dan melihat ada remaja terkapar bersama sepeda motor miliknya," katanya.
Namun setelah diamati agak lebih dekat, diketahui remaja tersebut sedang mabuk berat.
Di sekitarnya terlihat noda muntahan.
"Kami bangunkan dan ditanyai, ia mengaku mabuk berat dan pusing sehingga muntah terus. Setelah agak mereda, kami bawa ke markas," kata Yogi. (firman suryaman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/minuman-beralkohol-ilustrasi-3_20150421_175818.jpg)