Petani Purwakarta Lebih Pilih Tanam Padi Ketimbang Sayuran, Ini Penyebabnya Menurut Kadispangtan

Ketersediaan sayuran di Purwakarta masih mengandalkan daerah lain sehingga selalu mendapat pasokan setiap hari.

Tribun Jabar/Haryanto
Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perkebunan Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Ketersediaan sayuran di Purwakarta masih mengandalkan daerah lain sehingga selalu mendapat pasokan setiap hari. Hal ini pun diakui oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan.

Agus Rachlan Suherlan mengatakan, banyak petani Purwakarta lebih memilih menanam tanaman padi ketimbang sayuran. Alhasil, itu berdampak pada ketersediaan komoditas sayuran di Purwakarta.

"Pertanian kami luas areanya terbatas. Jadi, petani memang diprioritaskan untuk tanam pangan khususnya beras," kata Agus Rachlan Suherlan, Jumat (3/7/2020).

Memang, Agus pun menyadari untuk menanam tanaman sayuran memerlukan keuletan di samping perlu adanya pemahaman dalam penanganannya. Apalagi, petani Purwakarta memang masih banyak yang belum memiliki kemampuan dalam bercocok tanam sayuran.

"Kalau tanam padi, kan, enggak sulit seperti sayuran. Jadi, kayaknya itu yang menjadi alasan memilih tanam padi," ujarnya.

Dewan Anggap Warga Pemilik Lahan untuk Jalan Layak Dapat Kompensasi, Bantah Rela Tanpa Ganti Rugi

Geografis Kabupaten Purwakarta memang beragam dan wilayah selatan Purwakarta memang sangatlah cocok dan potensial untuk lakukan cocok tanam lantaran alamnya yang sejuk. Sehingga sebenarnya berbagai jenis komoditas bisa tumbuh dengan baik. Contohnya seperti Kecamatan Darangdan, Kiarapedes, Bojong, Wanayasa, dan Kecamatan Pondoksalam.

Cianjur Masih Zona Biru, Namun Status Berbeda Diberlakukan di Kecamatan Jalur Lintasan Nasional

"Memang kecamatan-kecamatan itu masuk dalam dataran tinggi sehingga sebenarnya cocok tanam sayuran. Memang ada petani sayuran di sana namun masih sedikit," ujarnya.

Loko Coffee Shop Bandung Perkenalkan Metode Pemesanan Pay at Table, Kental Suasana Industrial

Agus pun menyarankan pula pengembangan atau bercocok tanam di dataran rendah pun bisa dilakukan seperti misal di perkotaan dengan memanfaatkan lahan yang ada, seperti dengan cara hidroponik. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved