Breaking News:

Polisi Gadungan Peras Pengelola Gas LPG 3 Kilogram di Purwakarta, Minta Duit Buat Halal Bihalal

Pengelola gas LPG 3 kilogram di Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Soni mengaku diperas

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ilustrasi Gas LPG 3 Kg 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pengelola gas LPG 3 kilogram di Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, Soni mengaku diperas oleh polisi gadungan dengan memaksa meminta uang Rp 300 ribu.

Uang yang diminta polisi gadungan ini beralasan untuk sumbangan acara halal bihalal kantor kepolisian Purwakarta.

"Iya mereka mengancam kalau gak memberi akan melaporkan penyaluran gas usaha saya yang dituding tak tepat sasaran," ujarnya, Kamis (2/7/2020).

Soni pun mengaku memberikannya hanya Rp 100 ribu lantaran tak memiliki uang yang diminta polisi gadungan itu. Usai diberikan uang Rp 100 ribu, kata Soni, polisi gadungan itu pun lantas pergi.

Apakah Persib Bisa Pakai Stadion GBLA untuk Lanjutan Liga 1 2020? Ini Jawaban Pemkot Bandung

"Mereka yang datang itu sempat memanggil rekannya itu sebutan kanit dan sikapnya seperti penegak hukum yang tiba-tiba interogasi. Semuanya ada tiga orang dan lainnya ada di dalam mobil," katanya.

Terpisah, Paur Humas Polres Purwakarta, Ipda Tini Yutini menegaskan tak ada kegiatan halal bihalal di wilayah Polres Purwakarta.

"Kalau ada pun mana mungkin kami minta sumbangan ke warga. Kami gelar HUT Bhayangkara saja virtual. Kami akan selidiki kasus ini," katanya.

BREAKING NEWS: Pasien Positif Covid-19 di Cirebon Tambah 7 Orang, Dipantau Intensif di Ruang Isolasi

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved