Breaking News:

Ingin Magang di Toyota City Jepang? Pendaftaran Ditutup 4 Juli, Ini Syarat-syaratnya

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung membuka kesempatan magang bagi lulusan kebidanan dan perawatan untuk magang di Toyota City, Jepang.

Istimewa
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandung, Arief Syaifudin (kiri). Disnaker Kota Bandung akan mengirim lulusan kebidanan dan keperawatan ke Jepang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung membuka kesempatan magang bagi lulusan kebidanan dan perawatan untuk magang di Toyota City, Jepang. Pendaftaran dapat dilakukan di Kantor Disnaker Kota Bandung, tidak dipungut biaya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Arief Syaifudin, mengatakan, kuota yang disiapkan untuk pemagang ini total 80 orang. Saat ini, baru ada 40 pendaftar.

"Toyota City meminta dari keperawatan, syarat mutlaknya harus ber-KTP Kota Bandung, lulusan keperawatan atau kebidanan D3, diutamakan perempuan, maksimal usia 29 tahun," ujar Arif saat ditemui di Balai Kota Bandung, Kamis (2/7/2020).

Perekrutan sudah dimulai sejak Maret dan berakhir Juli 2020. Setelah itu, kata dia, para calon pemagang ini akan diberikan pelatihan bahasa dan budaya Jepang selama lima bulan dari 8 Juli hingga November 2020.

"Pemagang yang akan dikirim ke Jepang itu harus memiliki sertifikat N4 atau yang bersangkutan mampu memahami percakapan sehari-hari, pelatihannya akan dilakukan selama lima bulan," katanya.

Ridwan Kamil Terkejut Kadisnya yang Dilantik Belum Lama Ini Meninggal: Kuatkan Tekad Lawan Covid-19

Jika hingga 4 Juli kuota tidak terpenuhi atau bahkan melebihi kuota, pihaknya tetap akan menutup pendaftaran dan memulai pelatihan. Sebab, kata dia, setelah selesai pelatihan akan ada dua kali seleksi sebelum dinyatakan diterima magang di Toyota City Jepang.

Bupati Karawang dan DPRD Rapat Paripurna Secara Virtual, Hasilkan Pembentukan Sejumlah Pansus

"Kami akan tetap jalan karena waktunya lima bulan untuk pelatihannya, 80 orang itu juga belum tahu apakah dia bisa lolos atau tidak, karena ada ujiannya dua kali, di kami satu kali dan nanti di ujian di Jepang. Kalau lebih dari 80 orang pendaftarnya tidak masalah, karena nanti ada seleksi, 80 orang itu kuota yang akan diterima saja," ucapnya.

Kerja sama antara pemerintah Kota Bandung dengan Kota Toyota Jepang ini baru pertama kali dilakukan untuk menyerap bonus demografi, serta dampak Covid-19.

Pria Pengangguran di Cirebon Tega Cabuli Adik Kandung, Akui Sering Nonton Video Porno

"Kami ingin sekalian memetakan tenaga kerja keperawatan ini banyak atau tidak, sehingga nanti kita evaluasi ke depan untuk sektor manufakturnya atau industri lainnya," katanya. (*)

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved