Breaking News:

Sarana Olahraga Milik Pemerintah dan Masyarakat Kota Bandung Boleh Buka, Jam Operasional Dibatasi

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung membatasi jam operasional sarana olahraga, baik itu milik pemerintah maupun milik masyarakat.

TRIBUN JABAR/NAZMI ABDURRAHMAN
Kadispora Bandung, Edi Marwoto (kiri), saat mendampingi Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, meninjau Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (1/7/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung membatasi jam operasional sarana olahraga, baik itu milik pemerintah maupun milik masyarakat.

Pada fase penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini, Pemerintah Kota Bandung membuka kembali ratusan sarana olahraga untuk umum seperti lapangan sepak bola Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Progresif, Lodaya, dan GOR KONI di Jalan Jakarta.

Kepala Dispora Kota Bandung, Edi Marwoto mengatakan, sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bandung tentang pedoman pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru dalam rangka perepatan penanganan Covid-19, sarana olahraga hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 21.00 WIB.

FAKTA Wali Kota Risma Nangis dan Sujud di Kaki Dokter: Kalau Bapak Nyalahkan, Kami Enggak Terima

"Sesuai dengan perwal, tidak hanya milik pemerintah tapi milik masyarakat juga tidak boleh melebihi batas aktivitas mereka. Kan, biasanya futsal sampai jam 00.00 malam, kami batasi sampai jam 21.00 WIB, karena memang diaturannya zona biru itu hanya sampai jam 21.00 WIB," ujar Edi saat ditemui di Stadion GBLA, Rabu (1/7/2020).

Dia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan puskesmas di masing-masing wilayah agar ikut mengawasi sarana olahraga di wilayahnya.

"Nanti kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Kami juga akan melaporkan ada beberapa sarana yang akan digunakan untuk kepetingan masyarakat. Petugas nanti ada yang sifatnya mobile, karena memang keterbatasan tenaga kesehatan itu sendiri, atau kami berkoordinasi dengan gugus tugas wilayah, ada puskesmas di sana. Jadi tidak ada yang tetap, sekadar monitoring dari pusmesmas juga ada," katanya.

DPRD Jabar Berharap Polri Terus Konsisten Berikan Rasa Aman kepada Masyarakat

Pemerintah Kota Bandung membuka kembali ratusan sarana olahraga untuk umum dengan syarat harus menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Edi Marwoto mengatakan, total ada sekitar 600 sarana olahraga yang sudah dapat digunakan masyarakat.

Ditegur Satpol PP Purwakarta, PT Tiga Sedulur Sakti Hentikan Aktivitas Produksi

Semua sarana olahraga itu, kata dia, sudah ditinjau dan akan diawasi oleh petugas di kewilayahan masing-masing.

Kuasa Hukum Ajukan Asimilasi untuk Habib Bahar dan Gugat Kepala Bapas Kelas II Bogor

"Total ada 600 itu dengan milik masyarakat yang ada di RW. Kalau memang digunakan eksklusif seperti di Batununggal, Bikasoga, Progresif, Eldorado, memang ada pengawasan khusus karena itu di bawah kendali camat dan lurah. Saya juga akan berkoordinasi intens," ucapnya. (*)

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved