Remaja Sukabumi Ini Kena Prank Polisi, Dituduh Terima Sepatu Curian, Endingnya Bikin Menangis

Remaja di Sukabumi ini kena prank polisi. Dia dituding menerima sepatu curian. Endingnya bikin nangis.

istimewa
Restu mendapat SIM gratis dari Polres Sukabumi. Namun sebelumnya ia kena prank dulu. 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pasangan suami istri, Kayat (63) dan Yati (48), warga Kampung Pasir Manggah, Desa Citepus, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dibuat kaget dengan kedatangan polisi, karena putranya, Restu Singgih (17) hendak dibawa oleh tiga anggota polisi dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi, Rabu (1/7/2020).

Restu dijemput polisi karena ia dituduh menerima pemberian sepatu hasil curian.

Melihat anaknya dijemput polisi, orang tua menahan langkah Restu saat dibawa polisi.

Polisi yang menggiring Restu untuk dibawa ke Mapolres pun meminta orang tua Restu untuk bersabar.

"Sabar, ya Bu, biarkan kami menjalankan tugas. Kalau anak Ibu tidak terlibat pasti kami antar pulang," ujar salah seorang anggota Satlantas Polres Sukabumi yang menjemput Restu, Briptu Nur Annisa.

Restu pun hanya bisa pasrah saat digiring polisi.

Terlihat Yati tampak bersikeras bahwa anaknya tidak terlibat pencurian.

Yati mengatakan, putranya menerima sepatu dari seseorang bernama Edo.

Sepatu tersebut diberikan oleh Edo sebagai hadiah bagi Restu, karena akan masuk Sekolah Menengah Atas (SMA).

Halaman
123
Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved