Jalan Lingkar Utara Harus Selesai Bareng Tol Cigatas, Jika Tidak, Kota Tasikmalaya Akan Macet
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengaku khawatir dengan percepatan tahapan pembangunan Tol Cigatas.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman mengaku khawatir dengan percepatan tahapan pembangunan Tol Cigatas.
Pasalnya, jika Tol Cigatas selesai mendahului pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) di Kota Tasikmalaya, bisa dipastikan kondisi lalu-lintas dalam kota menjadi macet di sana-sini.
"Sekarang tengah lelang Tol Cigatas dan menurut kabar, tahun ini juga sudah mulai pengerjaan fisik. Ini berarti ada percepatan pembangunan Tol Cigatas," kata Budi, di Mapolresta, Rabu (1/7).
Sementara, lanjut Budi, pembangunan JLU masih terkendala dana.
Padahal keberadaan JLU sangat vital untuk pengalihan arus masuk dan keluar tol.
"Jadi arus masuk atau keluar tol akan melewati JLU tidak masuk dalam kota."
"Dari JLU langsung menuju Ciamis. Tidak bisa dibayangkan betapa macetnya dalam kota jika Tol Cigatas lebih dulu selesai ketimbang JLU," ujar Budi.
Yang menjadi kendala pembangunan JLU, kata Budi, adalah adanya jembatan sepanjang 170 meter yang mesti dibangun.
Biaya pembuatan jembatan itu diperkirakan membutuhkan dana Rp 150 miliar.
"Saya sudah bertemu Dirjen di PUPR dan mengutarakan masalah JLU ini. Mudah-mudahan ada respon yang baik, sehingga penyelesaian JLU bisa berjalan lagi," kata Budi.
Ia menambahkan, menurut rencana Tol Cigatas akan berakhir di Jalan Gubernur Sewaka.
Arus lalu-lintas tol nantinya masuk JLU dan langsung menuju Ciamis, Jateng dan seterusnya. (firman suryaman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cigatas-mendesak_20170201_232326.jpg)