Breaking News:

Virus Corona di Jabar

Jabar Perketat Pelacakan Covid-19, Termasuk di Fasilitas Pelayanan Kesehatan

Jabar memperketat pelacakan Covid-19, termasuk di fasilitas pelayanan kesehatan. Jika ada yang positif harus ditutup.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Ilustrasi swab test. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Daud Achmad, mengatakan di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pemerintah Provinsi Jawa Barat kian menggencarkan pengetesan Covid-19, baik melalui rapid test maupun swab test menggunakan PCR.

Daud mengatakan tes tersebut digelar di pusat keramaian, dari mulai pusat perbelanjaan, pasar tradisional, mal, stasiun, terminal, sampai fasilitas kesehatan.

Selama ini pun tidak sedikit peserta tes yang dinyatakan reaktif bahkan positif dari pengetesan tersebut.

"Hasilnya langsung kami berikan kepada gugus tugas pusat untuk diumumkan, kemudian kami dapat datanya juga untuk melakukan tracking siapa kontak-kontak terdekatnya. Dibantu gugus tugas di kabupaten dan kota dan instansi," kata Daud Achmad di Gedung Sate, Rabu (1/7/2020).

Daud mengatakan setelah diketahui ada seorang yang positif Covid-19, fasilitas tempat kegiatan pasien tersebut langsung ditutup sementara untuk dilakukan sterilisasi.

Hal ini juga telah dilakukan di sebuah rumah sakit gigi di Kota Bandung.

Mengenai kabar yang menyatakan sejumlah tenaga kesehatan di sejumlah puskesmas di Kota Bandung yang dinyatakan positif Covid-19, Daud Achmad mengatakan belum mendapat laporan tersebut.

Hanya saja, jika terdapat tenaga kesehatan atau pekerja yang positif Covid-19, tempat tersebut harus ditutup sementara.

"Protapnya memang begitu. Jangankan puskesmas, pabrik, mal, pasar, atau toko juga, protapnya seperti itu, ditutup dulu sampai jadi disteril dulu. Kalau ada temuan positif, walaupun cuma satu, tetap harus tutup dulu," katanya.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved