Ditegur Satpol PP Purwakarta, PT Tiga Sedulur Sakti Hentikan Aktivitas Produksi

PT Tiga Sedulur Sakti yang berada di Desa Cirende Kecamatan Campaka, Purwakarta, resmi tak beroperasi dalam hal penjualan hasil tambang.

tribunjabar/ferri amiril mukminin
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Galian pasir PT Tiga Sedulur Sakti yang berada di Desa Cirende Kecamatan Campaka, Purwakarta, resmi tak beroperasi dalam hal penjualan hasil tambangnya pasca-ditegur pihak Satpol PP Purwakarta.

Pantauan Tribun, di lokasi tambang, tidak ada aktivitas produksi galian pasir. Hanya terlihat beberapa alat berat atau ekscavator yang tengah melaksanakan ekplorasi.

Kepala Cabang ESDM Wilayah III Purwakarta, Agus, menyebut memang benar PT Tiga Sedulur Sakti baru memegang izin berupa eksplorasi sehingga belum berhak melakukan penjualan hasil produksinya seperti pasir.

Saat dikonfirmasi, Humas PT Tiga Sedulur Sakti, Rian, mengakui perusahaannya hanya miliki izin usaha pertambangan eksplorasi. Sedangkan izin operasional produksi sedang ditempuh di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat.

"Izin operasional produksi lagi ditempuh. Ya, kami akan buka lagi setelah ada IOP-nya. Sudah dua hari ini kami enggak operasi," ujarnya di Purwakarta, Rabu (1/6/2020).

FAKTA Wali Kota Risma Nangis dan Sujud di Kaki Dokter: Kalau Bapak Nyalahkan, Kami Enggak Terima

Rian menjelaskan, perusahaannya ini tetap beroperasi dalam hal eksplorasi yakni hanya sebatas mengetahui kadar tambang, jumlah, sebaran, dan kualitasnya.

"Tapi, kalau produksinya sudah tidak ada aktivitas, seperti penjualan material pasir," ujarnya.

Ada 9 Kasus Positif Covid-19 di Kuningan, Ini yang Dilakukan Tim Gugus Tugas

Seorang warga setempat, Saepudin (38), membenarkan PT Tiga Sedulur Sakti sejak beberapa hari terakhir ini menutup aktivitas galian.

Pasien Positif Covid Ke-16 di Kabupaten Cirebon Dinyatakan Sembuh, Harus Isolasi Mandiri

"Biasanya ada truk bermuatan pasir dari perusahaan tambang pasir PT Tiga Sedulur Sakti yang melintas, tapi sudah beberapa hari terakhir tidak ada aktivitas," kata Saepudin. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved