Breaking News:

Petugas PPS KPU Karawang Disebar ke 309 Desa untuk Verifikasi Faktual, Pakai APD Lengkap

Menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, para petugas panitia pemungutan suara (PPS) KPU disebar ke 309 kelurahan/desa.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Petugas PPS KPU Karawang memakai alat pelindung diri (APD) lengkap saat melakukan verifikasi faktual, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG- Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Karawang mulai melakukan verifikasi faktual dukungan pasangan calon perseorangan pada pemilihan bupati dan wakil bupati 2020, Selasa (30/6/2020).

Menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, para petugas panitia pemungutan suara (PPS) disebar ke 309 kelurahan/desa.

Mereka akan memverifikasi 108.578 dukungan ke pasangan Endang dan Asep Agustian yang maju melalui jalur independen.

Ketua Divisi Teknis KPU Karawang, Kasum Sanjaya, verifikasi faktua;l berlangsung selama dua minggu, 29 Juni hingga 12 Juli nanti.

"Alhamdulillah, hari pertama verfak (verifikasi faktual) tak ada kendala," ujarnya, kemarin.

Menurut Kasum, warga mendukung dan membantu petugas. Masyarakat pun tak khawatir tertular virus korona karena petugas menerapkan protokol kesehatan.

Masker Kini Jadi Tren Mode di Tengah Pandemi Covid-19

DPRD Jabar Apresiasi Opini WTP Ke-19 Berturut-turut yang Didapat Pemprov Jabar

Ketua KPU Karawang, Miftah Farid, mengatakan protokol kesehatan diutamakan selama pandemi.

Bahkan, pihaknya akan menambah 1.374 tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah TPS baru itu hampir 40 persen dari jumlah TPS yang ditetapkan sebelum terjadi wabah.

"Total menjadi 4.904 TPS dari 3.530 TPS. Ini karena menyesuaikan protokol kesehatan di masa pandemi," katanya melalui sambungan telepon, Selasa (30/6/2020).

Penambahan jumlah TPS itu merupakan dampak lanjutan dari pembatasan jumlah pemilih per satu TPS.

Ada pengurangan 300 pemilih per TPS, dari yang semula 800 orang dikurangi menjadi 500 orang.

"Kami batasi jumlah pemilih di satu TPS agar tidak terjadi penumpukan atau kerumunan massa, sehingga menghindari penyebaran korona," katanya.

Selain itu, ucap Farid, akan ada pembagian waktu bagi pemilih ketika menggunakan hak di TPS.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved