Aiptu Budiman Polisi Inspiratif, Kapolsek Bungursari: Dia Sosok Profesional dan Disiplin

Sosok Aiptu Budiman atau yang biasa disapa Abah di mata Kompol Agus Wahyudin merupakan sosok yang disiplin dan profesional.

Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Aiptu Budiman Polisi Inspiratif, Kapolsek Bungursari: Dia Sosok Profesional dan Disiplin 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kapolsek Bungursari, Kompol Agus Wahyudin merasa bangga terhadap anggotanya, Aiptu Budiman yang memiliki Pondok Pesantren Madinah Darul Barokah Lodaya Purwakarta di tengah tanggungjawabnya mengayomi warga masyarakat.

Sosok Aiptu Budiman atau yang biasa disapa Abah di mata Kompol Agus Wahyudin merupakan sosok yang disiplin dan profesional.

Aiptu Budiman ini bertugas di Polsek Bungursari Polres Purwakarta pada Panit II Binmas.

Sosok Inspiratif, Aiptu Budiman, Polisi di Purwakarta yang Miliki Pesantren untuk Yatim dan Duafa

"Kinerjanya alhamdulillah bagus. Dia juga tak pernah lupa akan tugas profesionalnya meski miliki pondok pesantren. Dari tingkat Polda Jabar, Polres Purwakarta, hingga kami di Polsek Bungursari sangat mengapresiasi karena dia seorang anggota Polri tingkat bintara telah mampu membangun pesantren yang santrinya dari duafa dan yatim," katanya di Mapolsek Bungursari, Selasa (30/6/2020).

Pondok Pesantren Abah Budiman terletak di Kampung Dandeur RT 5/2, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

"Saya mulai dirikan ponpes ini 2010. Lalu, pada 2012 ponpes sempat dirusak orang tak dikenal karena menganggap ponpes saya sesat," kata Aiptu Budiman di lokasi.

Frustasi Tak Bisa Tolong Saudara yang Punya Masalah, Pria di Plered Purwakarta Pilih Gantung Diri

Aiptu Budiman menyebut saat ini jumlah santri dan santriwatinya ada 250 orang. Mereka mayoritas kategori yatim dan duafa. Aiptu Budiman pun menggratiskan biaya bagi mereka yang yatim dan duafa untuk pesantren juga sekolah tsanawiyah juga aliyah yang ada di lingkungan ponpes.

"Sekarang santri ada yang dari Bandung, Bogor, Cirebon, Bekasi, Karawang, hingga Banten. Kami (Abah dan istrinya) sudah berjanji bahwa pesantren ini gratis untuk anak yatim dan duafa. Jadi, tak ada sepeser pun yang dikeluarkan mereka untuk pakaian, makanan, jajan, juga sekolahnya," ujarnya seraya menyebut pesantrennya ini miliki luas area 6.000 meter persegi. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved