Breaking News:

Demo Tolak RUU HIP

Demonstran Minta Jokowi dan Jenderal Idham Aziz Sikat Pengusul RUU HIP, Yakini Ada Paham Komunis

Aksi unjuk rasa penolakan rancangan undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Purwakarta meminta Presiden Jokowi usup pengusul RUU HIP.

Tribunjabar.id/M Nandri Prilatama
Pengunjuk rasa lakukan aksi bakar simbol PKI di depan Kantor DPRD Purwakarta setelah pertemuan atau audiensi perwakilan para pengunjuk rasa dengan Komisi I DPRD Purwakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Aksi unjuk rasa penolakan rancangan undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Purwakarta meminta Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Pol Indham Aziz untuk mengusut pengusul Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Itu adalah di antara poin yang diminya pengunjuk rasa di Purwakarta, menolak RUU HIP, Jumat (26/6/2020)

Aksi unjuk rasa itu berjalan damai saat ribuan massa yang tergabung dari berbagai organisasi Islam mendatangi Kantor DPRD Purwakarta.

Perwakilan dari salahsatu organisasi Islam di Purwakarta, Ridwan Syah Alam menyampaikan tujuan dari unjuk rasa ini ialah sebagai jawaban bahwa paham komunis ternyata ada di Indonesia. Dia menduga memang ada paham komunisme ini sejak amandemen UUD 1945.

"Saat itu kan ada usulan UUD akan diamandemenkan sampai mukadimahnya. Itu artinya kan bakal menghilangkan pancasila," ujarnya.

Hal kedua yang Ridwan soroti ialah adanya gerakan unjuk rasa ini didukung adanya perjuangan ulama terdahulu sehingga saat ini mesti diteruskan.

"Semua pasal yang ada di RUU HIP kami tolak," katanya.

Pengunjuk Rasa di Purwakarta Bakar Simbol PKI, Anggota DPRD Ikut Orasi Tolak RUU HIP dan Komunis

Sekiranya ada sekitar tujuh poin usulan para pengunjuk rasa ini, di antaranya mendukung sepenuhnya maklumat MUI pusat tentang RUU HIP, menolak keras RUU HIP dan mendesak DPR RI untuk segera mengeluarkannya dari prolegnas, mendesak kapolri dan jajaran untuk usut tuntas seluruh unsur baik perorangan atau keorganisasian yang menjadi inisiator dan pencetus RUU HIP dengan menggunakan UU nomor 27 tahun 1999.

Mereka juga  mendesak presiden membekukan orpol dan ormas yang telah nyata menjadi inisiator RUU HIP, meminta TNI berperan aktif untuk terlibat lakukan langkah preventif persuasif kepada pihak-pihak yang menjadi inisiator,

Halaman
1234
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved