Breaking News:

Tetap Berpenghasilan saat Pandemi, Emak-emak di Cisolok Sukabumi Produksi Deterjen Rumahan

Hasil dari pelatihan berupa detergen cair ini nantinya bisa dipasarkan melalui BUMDes baik secara offline maupun online

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Emak-emak di Cisolok Sukabumi produksi deterjen cair rumahan untuk bertahan hidup saat pandemi 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Merebaknya wabah virus corona alias Covid-19, membuat sejumlah usaha ataupun mata pencaharian warga terkena imbasnya.

Banyak warga yang kesulitan bertahan hidup, karena ketahanan pangan mereka berkurang akibat pandemi Covid-19 ini.

Namun, ternyata, meskipun sedang dilanda kesulitan karena pandemi ini, puluhan emak-emak di Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mencoba mempertahankan kestabilan ekonomi, ataupun ketahanan pangan dengan membuat sebuah inovasi.

Dibawah naungan Relawan Inspirasi Rumah Zakat di Desa Berdaya Cisolok, mereka melakukan pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan memproduksi deterjen cair rumahan.

Nikahi 2 Wanita, Saeful Dicibir karena Kerja Serabutan dan Dituduh Pakai Jampi-jampi

Dengan bahan baku berupa Texapone, NaCl, Sttp, Edta, citrun, pewangi, pewarna dan Froam Booster dan Air PDAM yang jernih, mereka meracik semua bahan tersebut untuk dijadikan deterjen.

"Pelatihan ini diperuntukkan bagi warga binaan di Desa Berdaya Cisolok yang terdiri dari 7 RW dan 26 RT, namun tidak tertutup kemungkinan bisa diperluas ke desa yang lainnya di Sukabumi. Pelatihan ini juga melibatkan komunitas yang ada di Desa Cisolok serta dinas terkait," ujar Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Nanan kepada Tribunjabar.id, Rabu (24/6/2020).

Nanan menjelaskan, emak-emak yang mengikuti pelatihan telah berhasil membuat puluhan liter deterjen.

Hasil Liga Italia, Juventus Lega, Lazio Kalah, Inter Milan Bermain Imbang, Atalanta Mengangcam

Selain deterjen mereka juga membuat sabun cair untuk cuci piring.

"Ini dibuat dua jenis, ada sabun cair cuci piring dan deterjen cair, pembuatan awal kita berhasil produksi 19 liter," katanya.

"Hasil dari pelatihan berupa detergen cair ini nantinya bisa dipasarkan melalui BUMDes baik secara offline maupun online. Sehingga secara berangsur memperbaiki ekonomi warga yang terkena imbas dari pandemi Covid-19 ini, harga promosi dijual Rp6.000 per 600 mili, alhamdulillah sudah terjual, meskipun baru ke warga sekitar," jelasnya.

Nasib Zumi Zola, Karier Hancur Berakhir di Penjara, Kini Digugat Cerai Sherrin Tharia

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved