Breaking News:

Hingga Kini Belum Ada Maskapai yang Mulai Beroperasi di Bandara Kertajati

Menurutnya, hal itu dipicu karena sepinya penumpang melakukan perjalanan domestik ke sejumlah daerah di Indonesia.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
BANDARA Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Direktur Utama PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka, Salahudin Rafi mengungkapkan alasan masih belum adanya maskapai yang beroperasi di masa program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional.

Menurutnya, hal itu dipicu karena sepinya penumpang melakukan perjalanan domestik ke sejumlah daerah di Indonesia.

"Iya memang dari penumpangnya. Mungkin sepertinya karena beberapa daerah masih lockdown dan Work From Home (WFH). Sehingga belum ada perjalanan dinas," ujar Rafi melalui pesan singkat, Kamis (25/6/2020).

Potret Tiara Savitra Anak Ahmad Dhani-Mulan Jameela yang Tak Mau Terkenal, Pernah Dilamar Anak Raja

Kendati demikian, pihaknya mengaku selalu siap membuka layanan bagi maskapai penerbangan yang hendak beroperasi selama masa PSBB tersebut.

Sebab, selama ini Bandara kebanggaan masyarakat Majalengka ini melayani penumpangnya kebanyakan memang dari domestik.

"Karena, memang perjalanan dinas dan sekolah penumpang kebanyakannya dari situ. Ada sekitar 45 persen adalah penumpang domestik," ucapnya.

Kronologi John Kei Sampai Terjun ke Dunia Hitam, Sempat Buron Lalu Menyerahkan Diri

Dirinya pun mengaku, selama pandemi Covid-19 ini berdampak besar terhadap semua sektor, tak terkecuali maskapai di BIJB yang tidak optimal dalam melakukan perjalanan.

"Ada sekali charter flight, Sriwijaya Air dengan penumpang pekerja satu perusahaan ke Samarinda sekitar dua minggu yang lalu. Kurang lebih jumlah penumpang mencapai 100 orang. Selain itu beberapa parkir pesawat limpahan, 7 pasawat dari Bandara Soekarno-Hatta," jelas dia.

Di sisi lain, selama masa PSBB tingkat Jawa Barat, pihaknya tetap menyiagakan bandara.

Hal ini seiring terbitnya Surat Edaran (SE) No. 4/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

"Bandara Internasional Kertajati tidak pernah tutup, sampai saat ini bandara tetap beroperasi,” kata Dirut.

Kronologi John Kei Sampai Terjun ke Dunia Hitam, Sempat Buron Lalu Menyerahkan Diri

Oleh karenanya selama PSBB, PT BIJB tetap memberikan pelayanan khususnya kepada masyarakat, termasuk pelayanan kepada pengguna jasa bandara baik penumpang maupun kargo.

Pembukaan layanan kepada masyarakat dan lainnya itu tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan.

Di antaranya, sarana jaga jarak bagi penumpang yang menunggu, penyemprotan disinfektan secara rutin, cek suhu tubuh bagi penumpang dan lainnya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved