Jumat, 10 April 2026

Pil Kuning Sudah Lama Tidak Diproduksi tapi Hingga Kini Masih Beredar di Kalangan Anak Muda

Pil kuning (trihexyphenidyl) yang kini tren di kalangan anak muda untuk efek fly ternyata sudah lama tidak diproduksi

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Kasatres Narkoba Polresta Tasikmalaya, Yaser Arafat, memperlihatkan barang bukti pil kuning di Mapolresta, Rabu (24/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Pil kuning (trihexyphenidyl) yang kini tren di kalangan anak muda untuk efek fly ternyata sudah lama tidak diproduksi lagi.

"Pil kuning ini sudah lama tidak diproduksi. Tapi nyatanya masih bisa beredar," kata Kasatres Narkoba Polresta Tasikmalaya, AKP Yaser Arafat, di Mapolresta, Rabu (24/6).

Sebelumnya, jajaran Satres Narkoba menangkap dua pria asal Jakarta, AF dan SI, yang sengaja ngontrak rumah di Kota Tasikmalaya untuk mengedarkan pil kuning di kalangan anak muda.

Dalam penangkapan itu, petugas menemukan 16 botol plastik putih berisi pil kuning, masing-masing botol berisi 1.000 butir pil. Sehingga totalnya mencapai 16.000 butir pil. Setiap pil dijual dengan harga Rp 3.000 hingga Rp 5.000.

Robert Alberts Jawab Spekulasi Tentang Namanya Disebut Bakal Melatih Timnas Indonesia

Yaser mengatakan, pihaknya mendapat infor resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bahwa pil trihexyphenidyl yang tergolong obat penenang sudah lama tidak diproduksi.

Terkait hal itu, Yaser tak mau menduga-duga apakah ada pabrik ilegal yang memroduksinya atau sengaja diimpor secara ilegal pula. "Saya tidak tahu. Yang jelas saat ini beredar terutama di kalangan anak muda," ujarnya.

Soal Pertandingan Liga 1 Tanpa Penonton, Begini Pendapat Umuh Muchtar

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved