Warga Keluhkan Pembukaan Pasar Hewan, Ketua Harian Gugus Tugas dan Diskanak Purwakarta Tanggapi Ini

Warga mengeluhkan banyak orang yang ada di Pasar Ingon-ingon Ciwareng tak memakai masker saat lakukan transaksi jual beli.

tribunjabar/hilman kamaludin
Ilustrasi pasar hewan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sejumlah pasar hewan di Purwakarta kembali dibuka beberapa waktu lalu sehingga mengundang kekhawatiran warga terkait penyebaran Covid-19 karena adanya aktivitas pasar hewan yang kerap melibatkan pedagang dari luar kabupaten/kota hingga provinsi.

Salahsatu yang telah dibuka ialah Pasar Ingon-ingon Ciwareng. Tampak dari pantauan Tribun Jabar, pasar yang terletak di Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, tampak ratusan sapi tengah diperjualbelikan oleh pedagang-pedagang dari luar Purwakarta.

Salah seorang warga, Dede Hasanudin (31) mengeluhkan banyak warga yang ada di Pasar Ingon-ingon Ciwareng tak memakai masker saat lakukan transaksi jual beli.

Dia meminta pemerintah setempat mengkaji ulang kebijakan pembukaan pasar hewan ini.

"Purwakarta kan masuk zona biru, jangan sampai dibukanya pasar ingon ini justru jadi zona merah," katanya, Senin (22/6/2020).

Viral di Media Sosial, Adik Kakak Ini Belikan Mobil Baru untuk Sang Ayah, Responnya di Luar Dugaan

Tempat terpisah, Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan Purwakarta, Ade M Amin menyebut kebijakan pembukaan kembali Pasar Ingon ini berada di kewenangan Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta.

"Kami hanya membuat rekomendasi. Yang ambil keputusannya ada di Ketua Harian Gugus Tugas yakni pak Sekda," ujarnya seraya menegaskan memberikan masukan ke gugus tugas terkait aktivitas pasar hewan di Purwakarta.

Tak hanya itu, Amin juga menyebut meski pasar hewan dibuka tetap pihaknya memperhatikan protokol kesehatan selama di lokasi. Tetapi, faktanya di lapangan terlihat masih banyaknya warga yang tak memakai masker.

Sementara itu, ketika Tribun Jabar meminta konfirmasi kepada Ketua Harian gugus tugas, Iyus Permana yang juga Sekretaris Daerah Purwakarta justru mengaku belum adanya surat keputusan pembukaan pasar hewan.

Wakapolres Majalengka Berganti, Kompol Sumari Gantikan Kompol Hidayatullah yang Dipindah ke Ciamis

"Belum. Belum kami buka. Nanti bukanya setelah 26 Juni ada penjelasannya dari provinsi," kataya saat dikofirmasi melalui pesan.

Iyus menyebut belum membukanya pasar hewan lantaran menurutnya pasar hewan sangatlah riskan terjadinya penyebaran Covid-19. "Mungkin salah pengertian waktu itu kan sampai dengan 12 Juni tapi kan ternyata PSBB diperpanjang jadi sampai 26 Juni. Intinya, kalau sekarang buka, minggu depan kita tutup lagi, kecuali sudah masuk new normal," ujarnya. 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved