Upah Pegawai Proyek BBWS Diduga Disunat, Begini Tanggapan Sekdes Gurudug Pondok Salam Purwakarta

Berdasarkan informasi, pemotongan ini dilakukan oknum pengurus karang taruna desa setempat selaku pihak penyedia barang

Pixabay
ilustrasi uang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Upah para pegawai proyek Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) pemeliharaan berkala Sungai Ciherang yang bertempat di Kampung Blok Lio RT 6/4, Desa Gurudug, Kecamatan Pondok Salam, Purwakarta, diduga dipotong

Berdasarkan informasi, pemotongan ini dilakukan oknum pengurus karang taruna desa setempat selaku pihak penyedia barang keperluan proyek sekaligus penyedia jasa tenaga.

Sekretaris Desa Gurudug, Gari Baldi membenarkan dugaan penyunatan ini. Menurutnya, dia sempat menerima aduan dari warga terkait hal itu. Tetapi, Baldi mengaku belum mengetahui pasti berapa besaran potongan yang dilakukannya.

Katalog Promo Indomaret Mingguan Edisi 24-30 Juni 2020 Super Hemat, Produk Kecantikan Turun Harga

"Upah pegawai kan Rp 100 ribu per harinya. Tapi, saya belum tahu disunatnya berapa," ujarnya.

Dalam proyek ini, dari informasi yang diterima Tribun, proyek dimulai pada 31 Maret 2020 dengan nilai kontrak Rp 1.084.122.000 dengan CV Silih Wangi sebagai penyedia jasa.

Siapa Yulia Fera yang Namanya Ditulis dalam Mantra di Bungkusan Pocong?

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved