Breaking News:

Bayi 40 Hari di Pamekasan Meninggal Dunia karena Covid-19, Orangtuanya Negatif Virus Corona

Ketua Satgas Penanganan Pasien Covid-19 RSUD Smart Pamekasan, Syaiful Hidayat, menyatakan bayi tersebut dilahirkan dalam kondisi sehat.

ILUSTRASI:TRIBUN JABAR/ARI RUHIYAT
Ilustrasi jaga jarak untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 

TRIBUNJABAR.ID, PAMEKASAN- Bayi berusia 40 hari di Pamekasan, Jawa Timur, meninggal dunia karena terjangkit Covid-19.

Bayi asal Kecamatan Tlanakan tersebut sempat dirawat di RSUD Smart Pamekasan.

Sang bayi diduga tertular virus corona dari penjenguknya karena kedua orangnya dinyatakan negatif Covid-19.

Ketua Satgas Penanganan Pasien Covid-19 RSUD Smart Pamekasan, Syaiful Hidayat, menyatakan bayi tersebut dilahirkan dalam kondisi sehat. Begitu juga dengan orangtuanya.

Setelah dibawa pulang, banyak warga yang menjenguk dan menggendong bayi itu.

Di Ciamis Jumlah ODP Tinggal Empat orang

Lebih dari 90 Persen Sampel Tes Swab di Lampung Dinyatakan Negatif Covid-19

Beberapa waktu kemudian, ia mengalami demam, batuk, dan sesak napas. Orangtuanya langsung memeriksakan anak mereka ke RSUD Smart Pamekasan pada 9 Juni 2020.

Karena gejalanya mengarah ke Covid-19, tim medis merawat bayi tersebut di ruang isolasi.

Setelah serangkaian pemeriksaan, bayi tersebut dinyatakan positif corona pada usia 28 hari.

"Kedua orangtuanya negatif setelah dilakukan rapid test. Bayi itu positif Covid-19 karena terserang melalui warga yang menjenguk saat kelahiran," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pamekasan, Sigit Priyono.

Menurutnya, dari hasil tracing, bayi itu diduga tertular dari para penjenguk yang datang ke rumahnya.

Di kecamatan tempat tinggal korban, ucapnya, banyak warga berstatus pasien dalam pemantauan (PDP) dan positif corona tetap beraktivitas.

Meski sempat mendapat perawatan medis, kondisi bayi tersebut terus memburuk hingga meninggal dunia pada usia 40 hari.

"Kemarin, jenazahnya sudah dimakamkan," kata Sigit dalam rilis.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gara-gara Digendong Penjenguk, Bayi Usia 40 Hari Tertular Corona dan Meninggal"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved