Breaking News:

Begini Kisah Sopir Bus di Majalengka yang Divonis Terpapar Covid-19 dan Kini Dinyatakan Sembuh

Seorang sopir bus asal Desa Sadomas, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka kini dipastikan bernapas lega.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ichsan
tribunjabar/eki yulianto
Dirawat Selama 20 Hari, Sopir Bus yang Terpapar Covid-19 di Majalengka Dinyatakan Sembuh 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Seorang sopir bus asal Desa Sadomas, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka kini dipastikan bernapas lega.

Pasalnya, ia telah dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Majalengka sejak 1 Juni 2020.

Kini, yang bersangkutan telah kembali ke rumahnya sembari mengisolasikan diri selama 14 hari sebelum nantinya dites PCR untuk terakhir kali dan dipastikan sembuh total.

Sopir bus berumur 51 tahun itu merupakan pasien positif Covid-19 nomor 7 yang tercatat oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Majalengka.

Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha RSUD Majalengka, Supartiningsih menceritakan, tertularnya pasien saat itu berawal dari imported case kluster Jakarta.

Ridwan Kamil Perintahkan Gugus Tugas Covid-19 Swab Test Para Wisatawan di Puncak Bogor

Sebab, setiap harinya yang bersangkutan bekerja sebagai sopir bus jurusan Rajagaluh-Cirebon-Jakarta.

"Mengenai awal mula terkonfirmasi positif, pada tanggal 21 Mei 2020 yang lalau, sepertinya ia membawa penumpang yang hendak ke Jakarta bersama kondekturnya," ujar Supartiningsih, Sabtu (20/6/2020).

Namun, lanjut Bu Kabag sapaan akrabnya, saat tiba di Kabupaten Karawang, dirinya khawatir akan terjaring razia menjelang lebaran.

Saat itu juga, yang bersangkutan putar balik ke Cirebon.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved