Pemkot Sukabumi Ajukan New Normal di Daerahnya ke Kemenkes
Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mulai mengajukan permohonan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Ichsan
Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi mulai mengajukan permohonan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau New Normal ke Kementrian Kesehatan (Kemenkes).
Jubir Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana menjekaskan, sejumlah upaya untuk mempersiapkan AKB di wilayah Kota Sukabumi sudah dilakukan seperti menggencarkan sosialisasi protokol kesehatan pada masyarakat.
"Hingga saat ini kami sudah melakukan beberapa upaya persiapan jelang penerapan new normal, seperti sosialiasi, kajian epidomoligis serta rapid test terus dilakukan," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, (19/6/2020).
Ia menjelaskan, saat ini pengajuan penerapan AKB atau new normal telah diajukan ke Kemenkes RI, dengan melampirkan kajian epidomoligis dan data perkembangan Covid-19.
• 13 Tahun Dua Warga Bandung Ditahan di Malaysia, Susah Pulang karena Ngotot Warga Sunda Empire
"Kajian epidomologis yang dilakukan oleh tim surveilans telah dan data perkembangan Covid-19 telah kami kirimkan ke Kemenkes sebagai syarat persiapan penerapan AKB," katanya
Menurutnya, saat ini wilayah Kota Sukabumi masih berstatus zona biru atau level dua. Namun pihaknya siap untuk menerapkan AKB atau new normal diwilayahnya.
"Kami siap menjalankan AKB karena situasi perkembangan Covid-19 diwilayah Kota Sukabumi, sudah terkendali, bahkan dalam satu minggu pasien positif Covid-19 hanya bertambah satu orang," katanya
Ia menambahkan, setelah pengajuan tersebut telah disetuji Kemenkes, maka sekotor yang akan lebih diutama saat new normal nanti yaitu, dari sektor perekonimian. Pihaknya berharap pengajuan AKB tersebut bisa segera diterapkan.
• Alasan Jajang Mulyana Belum Juga Berseragam Persib, Padahal Jersey Biru Itu Impiannya di Masa Kecil
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jubir-covid-19-kota-sukabumi-wahyu-handiana-kamis-1642020.jpg)