Breaking News:

Pemprov Jawa Barat Kaji Protokol Kesehatan di Sarana Olahraga

Pemprov Jawa Barat mengkaji protokol kesehatan di sarana olahraga saat new normal.

https://www.instagram.com/juventus/
Para pemain Juventus mengheningkan cipta untuk mengenang korban Covid-19 sebelum babak semifinal Coppa Italia di Stadion Allianz Turin, Sabtu (13/6/2020). Dalam pertandingan itu Juventus ditahan AC Milan 0-0. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sarana olahraga di Jawa Barat terpaksa ditutup sejak pandemi Covid-19 melanda.

Di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB), Gugus Tugas Percepatan Penanggulan Covid-19 Jawa Barat tengah mencari prosedur yang paling aman untuk membuka kembali fasilitas tersebut.

Ketua Divisi Pelacakan Kontak, Pengujian Massal, dan Manajemen Laboratorium, pada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Siska Gerfrianti, mengatakan pihaknya sedang mengkaji susunan protokol kesehatan untuk diterapkan di sarana olahraga.

"Ini protokolnya harus ditentukan dulu karena sekarang kita ada di level 2 (zona biru) dan level 3 (zona kuning). Mungkin kegiatan olahraga boleh, tapi pertama kita harus lakukan dulu rapid test," ujar Siska di Gedung Sate, Kamis (18/6/2020).

Siska mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jabar untuk membahas masalah ini.

Hal itu untuk mengetahui sejumlah peraturan yang mesti diterapkan pada berbagai aktivitas olahraga di masa pandemi Covid-19.

Menurut Siska, yang pertama mesti ditentukan adalah mengenai aktivitas olahraga yang boleh digelar pada masa pandemi ini.

Namun dia menekankan untuk cabang olahraga yang berisiko terjadi kontak fisik dipastikan tidak boleh digelar sementara ini.

"Misalnya sepak bola, bola voli, basket, apalagi gulat. Jadi kita memperbolehkan cabang-cabang olahraga yang tidak ada kontak fisiknya dulu," katanya.

Siska mengatakan pihaknya pun sudah melakukan pemantauan ke GOR Pajajaran di Kota Bandung.

Adapun area kolam renang pada sarana olah raga tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan, di antaranya pengaturan tempat duduk atlet sampai untuk menaruh keranjang untuk peralatan olahraga di tempat terbuka.

"Sehingga dapat disemprot disinfektan dengan mudah. Lalu di area mandi juga selalu ada penyemprotan disinfektan. Kemudian laju-laju kolam renangnya di atur supaya tidak terlalu penuh," ujarnya.

Dalam kunjungannya ke GOR Pajajaran tersebut, pihaknya pun melakukan tes masif bersama KONI Jabar.

Pada kesempatan itu ditemukan hasil reaktif rapid test yang dilanjutkan dengan tes PCR.

DPDR Jabar tentang Polemik Pelantikan Kadisdik Jabar, Lebih Baik Fokus pada Tiga Masalah

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved