Breaking News:

Belum Terima SE DMI Pembagian Waktu Salat Jumat, Sekretaris DKM Baing Yusuf: Khawatir Tak Ada Jemaah

DMI menerbitkan surat edaran terkait pembagian salat Jumat yang dibagi menjadi dua shif berdasar tanggal jatuhnya hari Jumat dan angka akhir nomor HP

istimewa
ILUSTRASI: Masjid Baing Yusuf di Purwakarta tampak dari atas 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dewan Masjid Indonesia (DMI) menerbitkan surat edaran terkait pembagian salat Jumat yang dibagi menjadi dua shif berdasar tanggal jatuhnya hari Jumat dan angka akhir nomor telepon.

Berdasarkan informasi, jika salat Jumat jatuh pada tanggal ganjil, maka jemaah yang miliki angka akhir nomor teleponnya ganjil bisa laksanakan shif pertama pukul 12.00 wib. Tetapi, sebaliknya jika akhir nomor telepon genap masuk dalam shif kedua pukul 13.00 wib.

Soal Salat Jumat Dua Gelombang, Kemenag Kota Bandung Serahkan Pilihan kepada Jemaah

DKM Masjid Raya Bandung dan MUI Jabar Tidak Ikuti Anjuran DMI soal Salat Jumat Dua Gelombang

Tribun Jabar pun mencoba mengkonfirmasi ke Sekretaris DKM Masjid Agung Baing Yusuf Purwakarta, Hasan Marzuki.

Dirinya mengatakan belum menerima surat edaran tersebut dari DMI.

"Salat Jumat di kami tergolong cukup meskipun diterapkan jaga jarak antarjamaah," ucapnya, Kamis (18/6/2020).

Hasan justru mengaku jika salat Jumat dibagi dalam dua shif maka dikhawatirkan jamaahnya kurang atau bahkan tak ada. Salat Jumat satu shif saja, kata Hasan, masih cukup.

"Kalau dua shif nanti justru gak ada jamaahnya. Tapi, kalau ada surat edaran ini, ya kami akan lakukan sosialisasi ke warga dan instansi terkait. Yang jelas untuk besok mah masih seperti biasa," katanya. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved