Breaking News:

Kasus Korupsi Pembangunan Kantor Pemda KBB, Polisi : Kemungkinan Ada Tersangka Baru

Tipikor Polres Cimahi Iptu Herman Saputra mengatakan soal kasus korupsi tersebut bakal kemungkinan ada tersangka baru.

net
Ilustrasi korupsi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kasus korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan kantor Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terjadi pada tahun 2009 bakal terus dilanjutkan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, kepolisian baru menetapkan dua orang menjadi tersangka yakni ER mantan Kabag Umum (Bagum) Setda Pemda KBB dan AW (ASN) di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Garut.

Tipikor Polres Cimahi Iptu Herman Saputra mengatakan soal kasus korupsi tersebut bakal kemungkinan ada tersangka baru.

"Penyidikan kasus ini terus berlanjut, jadi kemungkinan akan merembet dan ada tersangka baru lagi selain dua orang yang sudah ditetapkan ER dan AW. Bisa jadi dari ASN yang masih aktif di KBB sekarang," ujar Kanit Tipikor Polres Cimahi Iptu Herman Saputra, Rabu (17/6/2020). 

Jadwal Persib Bandung Akhir Pekan Ini, Pekan 12 Lawan Borneo FC di Si Jalak Harupat

Herman mengatakan pihaknya sudah meminta saksi sebanyak 93 orang yang berasal dari pihak ASN, warga sipil, swasta dan pemilik lahan.

"Sejauh ini 93 orang sudah dimintai keterangan. Mereka berasal dari berbagai kalangan dan didominasi oleh ASN, sementara sisanya seperti dari warga sipil, swasta, dan pemilik lahan. Terkait perannya, ada yang sebagai penjual dan penguasa lahan yang menjual ke pemda dengan harga tinggi, tidak sesuai dengan penilaian tim appraisal," jelasnya.

ER dan AW kini masih ditahan Mapolres Cimahi, kedua tersangka merugikan negara akibat tindak korupsi kurang lebih dari Rp 2 miliar.

bank bjb Dorong Debitur dan UMKM Berkarya dengan Semangat Maksimal Memasuki Masa New Normal

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved