Breaking News:

Jasad Terpanggang di Cidahu

Ada Muncikari di Gang Dolly yang Sekejam Aulia Kesuma, Otak Pembunuhan Jasad Terpanggang di Cidahu

Otak pembunuhannya adalah Sumiarsih, muncikari di lokalisasi terkenal di Surabaya, Gang Dolly.

(KOMPAS.COM/BUDIYANTO)
Sejumlah anggota Polres Sukabumi melakukan proses olah tempat kejadian perkara temuan dua jenazah dalam mobil terbakat di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat, Minggu (25/8/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kasus pembunuhan bapak dan anak yang jasadnya dipanggang di Cidahu, Sukabumi, Agustus silam sudah selesai disidang.

Empat pelaku telah dihukum, dua di antaranya hukuman mati.

Dua dalang pembunuhan, Aulia Kesuma dan putranya, Geovanni Kelvin dihukum mati sementara dua eksekutor divonis hukuman seumur hidup.

Dua eksekutor itu, Kusmawanto alias Agus dan Muhammad Nursahid alias Sugeng, divonis hukuman seumur hidup oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan.

Aulia Kesuma (35).
Aulia Kesuma (35). (Istimewa)

Kasus pembunuhan dengan jasad terpanggang di Cidahu itu sempat menghebohkan, tahun lalu.

Korbannya adalah ayah dan anak yang jasadnya dibakar di sebuah mobil di Cidahu, Sukabumi, Minggu (25/8/2019).

Aulia Kesuma, pelaku kasus pembunuhan berencana terhadap Edi Candra Purnama alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana alias Dana, divonis hukuman mati pada Senin (15/6/2020).

Aulia Kesuma dan suaminya, Edi Candra Purnama atau Pupung Sadili. AK tega menghabisi Pupung dan anak tirinya
Aulia Kesuma dan suaminya, Edi Candra Purnama atau Pupung Sadili. AK tega menghabisi Pupung dan anak tirinya (facebook@pupungsadili)

Aulia Kesuma merupakan istri Edi Candra Purnama sementara Dana adalah anak sambung.

Kasus pembunuhan terencana dengan meletakkan jasad korban di dalam mobil sebelum mobil dibakar seperti yang terjadi di Cidahu, Sukabumi ternyata pernah terjadi hampir 30 tahun silam.

Seperti diketahui, sebuah mobil terbakar di Kampung Bondol, Desa Pondokkaso, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Tersangka kasus pembunuhan Aulia Kesuma bersama Muhammad Nursahid alias Sugeng dan Agus Kusmawanto saat menjalani rekonstruksi pembunuhan terhadap Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anaknya, M Adi Pradana di Lebak Bulus I, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019). Rekonstruksi digelar untuk mengetahui kronoligis kejadian pembunuhan tersebut. Tribunnews/Jeprima
Tersangka kasus pembunuhan Aulia Kesuma bersama Muhammad Nursahid alias Sugeng dan Agus Kusmawanto saat menjalani rekonstruksi pembunuhan terhadap Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anaknya, M Adi Pradana di Lebak Bulus I, Jakarta Selatan, Kamis (5/9/2019). Rekonstruksi digelar untuk mengetahui kronoligis kejadian pembunuhan tersebut. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)
Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved