Breaking News:

New Normal di Jabar

Terminal Palabuhan Ratu Kembali Beroperasi, Bus Jurusan Bogor Masih Sepi Penumpang

Pihaknya mewajibkan bagi sopir, kondektur dan penumpang, untuk menerapkan protokol kesehatan.

TRIBUN JABAR/M RIZAL JALALUDIN
Suasana di Terminal Tipe B Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (13/6/2020). 

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Penumpang masih sepi pada hari pertama beroperasinya sejumlah unit bus jurusan Bogor dan Sukabumi di Terminal Tipe B Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Menurut KepalaTerminal Tipe B Palabuhanratu, Asep Sumarna, sepinya penumpang tersebut bisa saja diakibatkan warga belum mengetahui informasi dibukanya kembali trayek bus Palabuhanratu ke Bogor dan Sukabumi.

"Ya, hari pertama ini dari dini hari sampai sore terlihat penumpang di Terminal Palabuhanratu, baik yang mau Bogor atau pun ke (kota) Sukabumi masih sepi, ini bisa saja gara-gara warga belum tahu informasi dibukanya kembali angkutan bus ke Bogor sama Sukabumi," ujarnya.

Selain itu, dia menduga bisa saja warga) tidak ada aktivitas ke Bogor atau Sukabumi karena masih pembatasan sosial berskala besar (PSBB). "Bisa saja seperti itu," katanya.

Asep menyebutkan, bus PO MGI jurusan Bogor yang dioperasikan hanya 15 unit, PO Putra Bahari jurusan Bogor hanya 10 unit, dan 5 unit MGI jurusan Sukabumi.

 Rasakan Manfaat Air Perasan Jeruk Nipis, Membantu Menurunkan Berat Badan dan Melancarkan Pencernaan

"Jurusan Bogor hari ini mulai dioperasikan sejak pukul 00.00 malam, hari ini kita batasi, untuk jurusan Bogor MGI ada 15 unit, 10 unit Putra Bahari, dan untuk jurusan Palabuhanratu-Sukabumi 5 unit MGI," katanya.

Pihaknya mewajibkan bagi sopir, kondektur dan penumpang, untuk menerapkan protokol kesehatan.

 Raul Lemos Bilang Pernah Nangis karena Aurel dan Azriel, Padahal Orang Tua Meninggal Tidak Menangis

Di antaranya mengenakan masker, hand sanitizer, dan juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh sopir, kondektur dan penumpang.

 Warga Mengeluh Ruas Jalan di Kuningan Rusak, Dikasih Bambu sebagai Tanda

"Armadanya juga kami semprot disinfektan sebelum berangkat. Kalau ada penumpang yang enggak pakai masker kami telah sediakan dan diberi masker. Tapi, kalau ditemukan yang suhu tubuhnya tinggi kami pulangkan, kalau ngeyel kita langsung hubungi satgas Covid-19 untuk ditangani," katanya. (*)

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved